Wakil Bupati Tanjab Barat Dukung Investasi PT Pulau Sambu untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal


Senin, 24 Februari 2025 - 11:02:50 WIB - Dibaca: 454 kali

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Dr. H. Katamso SA, SE, ME menerima audiensi dengan PT Pulau Sambu (Unit Usaha Guntung) di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Senin (24/2/25). (*/dok) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Dr. H. Katamso SA, SE, ME, menyambut baik rencana investasi PT Pulau Sambu (Unit Usaha Guntung) di Kabupaten Tanjab Barat. Audensi terkait investasi ini dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Senin (24/2).

Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMTSP), Dinas Perkebunan dan Peternakan, Camat Senyerang, Camat Pengabuan, Camat Bram Itam, Kapolsek Pengabuan, Pengusaha Kelapa Dalam,staf humas Sambu group Pulau Burung, Pulau Sambu Kuala Enok, anggota pancang serta tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. "Kami menyambut baik langkah PT Sambu Group memperluas usahanya di Tanjab Barat. Ini akan membantu meningkatkan perekonomian petani kelapa dalam dan mengurangi pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga fungsi lahan pertanian agar tidak beralih ke sektor lain. Ia berharap kehadiran pancang (pelabuhan kecil) milik PT Pulau Sambu dapat mendorong produksi kelapa dan meningkatkan pendapatan petani. "Kami ingin masyarakat tetap fokus pada sektor pertanian, terutama kelapa, yang menjadi komoditas unggulan daerah ini," tambahnya.

Sementara itu, Sumardi, Staf Humas Sambu Group, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mendukung petani kelapa. Salah satunya adalah memperpendek rantai pasokan agar harga jual kelapa di tingkat petani tetap kompetitif.

"Kami selalu mengacu pada harga beli berdasarkan Bursa Komoditas Dunia. Transportasi pun kami tanggung agar petani mendapatkan nilai terbaik untuk produk mereka," tegas Sumardi.

PT Pulau Sambu berencana membangun lima pancang di Kabupaten Tanjab Barat sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan material pabrik. Saat ini, dua pancang sudah beroperasi di Desa Sungai Kepayang, Kecamatan Senyerang, dan Parit Gompong, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Tiga pancang lainnya akan dibangun dalam waktu dekat di Tanjung Senjulang (Kecamatan Bram Itam), Parit 12 Desa Karya Maju, dan Teluk Nilau, Kelurahan Teluk Nilau.

Pancang ini berfungsi sebagai pelabuhan kecil untuk aktivitas bongkar muat hasil pertanian, khususnya kelapa. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah distribusi komoditas lokal ke pabrik, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak atau rantai pasok panjang.(*/adv)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hidupkan Dermaga Kuala Jambi, Kapal Barang Diprediksi Ramai, KSOP Turunkan Personel

TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini

Berita Daerah

Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu

Berita Daerah

Kapolres Tanjabbar dan Jajaran Polsek Merlung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Imbauan Keselamatan

MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu

Berita Daerah

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah


Advertisement