KUALATUNGKAL – PT Wira Karya Sakti (WKS) mengaku merugi. Pasalnya, sekitar 1.000 hektare lebih Hutan Tanaman Industri yang dikelola grup sinar mas ini terbakar. Lahan yang terbakar tersebar di delapan distrik, kecuali Distrik IV.
Salah satu staf PT WKS yang ditemui infotanjab.com, Rabu, di Distrik VI menyebutkan, titik api yang ditemukan diantaranya berada di Distrik I, Distrik II, III, V, VI, VII dan VIII.
“Kecuali Distrik IV yang tidak terbakar. Data yang tercatat sebelum ramadhan hingga sekarang sekitar 1.000 hektare yang terbakar,” ujarnya.
Dia menyebut, lahan yang paling banyak terbakar ada di Distrik VIII, hanya saja dia tak merincikan luasannya. Pelaku pembakaran di Distrik VIII telah tertangkap, jumlahnya ada dua orang.
“Rata-rata, ada unsur kesengajaan,” tukas pria yang tak ingin disebut namanya ini, Rabu siang.
Sementara itu, sejumlah sekolah di Kecamatan Senyerang sempat diliburkan selama tiga hari pekan lalu. Hal ini disebabkan pekatnya kabut asap di daerah itu.
Salifri Spd, Kepala UPTD Senyerang membenarkan hal itu. Dia mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah selama tiga hari pada pekan kemarin. Pada minggu ini para siswa kembali belajar seperti biasa.(*)
Penulis : Haidir
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta