KUALATUNGKAL – Panwaslu Kabupaten Tanjabbar bersama KPUD sedang mendata sejumlah Alat Peraga Kampanye yang hilang maupun sengaja dirusak. Sedikitnya ada 11 APK yang hilang di lokasi.
Ketua Panwaslu Kabupaten Tanjab barat, Hadi Siswa dikonfirmasi infotanjab.com, Selasa siang mengatakan, 11 APK yang hilang tersebut rencananya akan diganti oleh KPUD.
Pihaknya masih melakukan inventarisir dan merekomendasikan ke KPUD Tanjabbar. “Rapat dengan KPUD terakhir, APK yang hilang akan diganti,” ujar Hadi Siswa.
Dikatakan, APK dari masing-masing pasangan calon hilang dan jumlahnya hampir sama di sejumlah lokasi. “Seperti di Simpang Wisno, itu nomor urut satu, dua dan tiga hilang,” kata dia.
Terpisah, Sekretaris KPUD Tanjabbar Sutrisno, membenarkan ada pengganti untuk alat peraga kampanye yang hilang di lokasi. Saat ini, sedang dilakukan inventarisir.
Sementara itu, Komisioner KPUD Tanjabbar, Ahmad Hadziq, dihubungi infotanjab.com, menjelaskan, penggantian APK yang hilang hanya satu kali, sebagaimana surat edaran dari KPU Pusat.
“Hanya sekali kita ganti, sekarang sedang ditelaah dulu dan dilakukan inventarisir,” jelas dia.
Disebutkan, APK yang hilang itu di Simpang Wisno, Simpang STAI, Teluk Pengkah, Merlung, Kecamatan Batang Aam, Muara Papalik dan Desa Pulau Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu.
“Ada yang spanduk dan ada yang umbul-umbul,” kata Hadziq.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang