203 Lahan Terbakar, Terbesar di Areal Pengguna Lainnya (APL)


Selasa, 09 Oktober 2018 - 13:42:06 WIB - Dibaca: 1429 kali

Kebakaran Lahan di Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara Baru-baru Ini.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Dari Januari hingga Oktober 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar mencatat 203 hektare lahan terbakar di Kabupaten Tanjabbar. Dari luasan ini, terbesar adalah areal pengguna lainnya (APL), diikuti lahan gambut, Hutan Produksi dan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Data yang didapat infotanjab.com dari BPBD Tanjabbar, luar APL yang terbakar sampai Oktober 2018 mencapai 160 hektare, Hutan Lahan Gambut (HLG) 15 hektare, Hutan Produksi (HP) seluas 15 hektare dan Hutan Produksi Terbatas 12,6 hektare.

Kepala BPBD Kabupaten Tanjabbar Drs H Kosasih, dalam kategori APL yang terbakar, didominasi kebun masyarakat.

Untuk kawasan hutan, baik HLG, HP dan HPT, kebanyakan ditemukan di areal konsesi perusahaan.

“Dari lahan yang terbakar, semuanya berhasil dipadamkan, terlibat di dalamnya BPBD, TNI/Polri, tim pemadam kebakaran, manggala agni, dan masyarakat,” kata Kosasih ditemui di ruang kerjanya, Selasa siang.

Dikatakan Kosasih, dari 203 hektare lahan yang terbakar, terbesar di Kecamatan Batang Asam, diikuti kecamatan Bram Itam dan Betara.

“Terbesar itu di Batang Asam, lokasinya di kawasan HP yang berdekatan dengan bukit 30. Di areal ini sulit dijangkau, sehingga diperlukan bantuan perusahaan. Mau gak mau menggunakan Helly Water Bombing,” tandasnya.

Dari data di lapangan, kata Kosasih, sejauh ini belum ditemukan adanya laporan korban jiwa dalam kebakaran lahan dan hutan ini. Begitu juga, kebakaran lahan di APL, tidak sampai merembet ke pemukiman warga.

Ditemukan 55 Hotspot

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar mencatat 55 titik panas (Hotspot) yang tersebar di Sembilan kecamatan di Kabupaten Tanjabbar.

Hal ini dibenarkan Kepala BPBD Kabupaten Tanjabbar Drs H Kosasih ditemui infotanjab.com, Selasa siang.

Kosasih merincikan, jumlah hotspot terbesar ada di Kecamatan Batang Asam sebanyak 29 titik, diikuti Kecamatan Senyerang 8 titik, Betara 5 titik, Tungkal Ulu 3 titik, Bram Itam 3 titik, Tungkal Ilir 3 titik, Pengabuan 2 titik, Tebing Tinggi 1 titik, dan Renah Mendaluh 1 titik.

Dijelaskan Kosasih, titik panas ini berdasarkan hasil pemantauan BMKG yang disampaikan ke BPBD setiap harinya. Penyampaian laporan bisa via Whatsapp maupun email.

Hot spot yang terpantau, kata Kosasih bisa jadi bukanlah kebakaran lahan. Dilihat dari tingkat kepercayaan, bahwa hotspot melebihi 60 persen bisa dianggap sebagai sumber api.

“karena hotspot ini bisa terpantau dari efek rumah kaca, pantulan panas dari seng rumah, kebakaran sampah ataupun ada usaha pembakaran arang. Makanya kita ada koordinasi di lapangan, setelah ada laporan dari BMKG, hotspot dicek, ada apa tidak kebakaran lahan di titik yang terpantau,” ujarnya.

Kosasih menambahkan, adanya laporan BMKG menjadi dasar BPBD dan pihak terkait melakukan antisipasi kebakaran lahan yang lebih luas di Kabupaten Tanjabbar.(*)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement