KUALATUNGKAL – Dari 11 bakal calon bupati yang mendaftar di tim Penjaringan DPD PAN Tanjabbar, hanya delapan bacabup yang mengembalikan formulir, Minggu (10/5).
Tiga bacabup yang tidak mengembalikan formulir ke Rumah PAN adalah Safrial, H Abdul Hamid dan Zakaria Ansori. Sementara Bacabup yang mengembalikan formuliar, antaralain Drs H Mukri, Drs H Mukhlis M Si, H Abu Bakar Jamalia, Kosasih, Hasan Basri Harahap, Hasmuni, Faisal Riza dan Suhatmeri.
Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, DPD PAN Tanjabbar, Sjafril Simamora mengatakan, delapan kandidat yang mengembalikan formulir tersebut akan digodok, selanjutnya beberapa nama direkomendasikan ke DPP PAN.
Penyeleksian kandidat dilakukan oleh DPD PAN. Calon yang potensial untuk diusung DPD PAN Tanjabbar akan segera direkomendasikan ke DPP.
“Tapi kita akan bicarakan dulu dengan DPP, bagaimana teknisnya. Dan selanjutnya akan digodok, penentuan ada di DPP PAN,” ujar Ucok Simamora, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Sekretaris penjaringan DPD PAN, Albert Chaniago menambahkan, nama bacabup yang akan diusung DPD PAN, akan diketahui pada Juni mendatang.
“Satu bulan lagi akan diumumkan, calon bupati yang diusung DPD PAN,” ujar Albert.
Dikatakan dia, calon yang diusung oleh PAN adalah calon yang memiliki visi dan misi yang jelas dalam pembangunan di Tanjabbar serta memiliki persamaan visi dan misi dengan PAN Tanjabbar.(*)
Editor: Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang