7 Pengajar Muda Maybrat Lakukan Aksi Pendidikan, Berikut Fakta Menariknya


Senin, 23 Januari 2023 - 19:26:13 WIB - Dibaca: 826 kali

Relawan pengajar muda melakukan aksi nyata dalam pendidikan, salah satunya ditempatkan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. / HALOSUMATERA.COM

MAYBRAT – Relawan pengajar muda merupakan pemuda pilihan yang melakukan aksi nyata dalam pendidikan, salah satunya ditempatkan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Gerakan yang dilakukan oleh relawan pengajar muda ini terbilang masif dengan menjejaringkan dari beberapa aspek stakeholder untuk sama-sama mengambil peran terhadap dunia pendidikan.

Sebuah gebrakan baru yang dilakukan oleh relawan pengajar muda dengan melakukan aksi nyata melalui kegiatan "Nanomo" dengan mengakses lebih banyak sekolah.

Berikut merupakan fakta menarik seputar acara Nanomo.

  1. Lokasi kegiatan yang mengakses lebih banyak sekolah

Untuk menjangkau lebih banyak orang para relawan mengadakan lebih dari 15 sekolah.

  1. Rentang waktu kegiatan panjang

Kegiatan diadakan dari mulai 23 Januari hingga 11 Februari

  1. Mengangkat ciri khas lokal

Kegiatan ini tak luput dalam pengenalan budaya termasuk pada masyarakat baru, baik melalui nama kegiatan yang didasari oleh bahasa suku Ayamaru, pola kegiatan yang mengikuti kearifan lokal masyarakat setempat, serta beberapa hidangan lokal yang memiliki cita rasa lua biasa.

  1. Mengajak seluruh lapisan stakeholder

Kegiatan ini pun memberikan ruang serta peran pada masing-masing stakeholder sesuai dengan kemampuan dan juga perannya masing-masing.

  1. Tuan Rumah akses terjauh

Kegiatan ini dibuka langsung di penempatan salah satu pengajar muda dengan akses terjauh dan terujung.

Koordinator kegiatan, Ridya Khairunnisa menyebut, tujuan kegiatan ini adalah untuk menstimulus anak-anak sehingga belajar jadi menyenangkan dan tidak membosankan.

"Harapannya dari kegiatan ini lebih banyak menjangkau serta menggerakkan setiap lapisan masyarakat untuk saling peka terhadap dunia pendidikan," ucap Ridya

kegiatan ini pun dihadiri oleh beberapa tokoh penting terutama Kepala dinas, tokoh adat serta seluruh lapisan masyarakat .

"Terus terang kami sangat mengapresiasi kegiatan dan juga pemikiran dari relawan Indonesia Mengajar ini, dengan sumbangsih pemikirannya memberikan banyak perubahan. 7 relawan yang di tempatkan di Maybrat ini memang terbatas namun yang dilakukannya sangatlah tidak terbatas" Ujar kepala dinas pendidikan Kabupaten Maybrat.

Pendidikan merupakan hal fundamental yang bukan hanya tanggungjawab seorang guru namun juga seluruh lapisan masyarakat.

Harapannya dari kegiatan ini bisa memberikan semangat baru bagi dunia pendidikan di Papua khususnya di Kabupaten Maybrat.(*/danu)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement