9 Ibu Hamil di Tanjabbar Menderita Hepatitis B


Kamis, 04 Juli 2019 - 13:05:08 WIB - Dibaca: 1056 kali

Kabid Pengendalian Pencegahan Penyakit , P2P dr Johanes J Sitorus / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar menemukan 9 penderita Hepatitis B pada ibu hamil. Penderita ini sempat terdeteksi di lima puskesmas di Kabupaten Tanjabbar.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Tanjabbar melalui Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P), bahwa ibu hamil pengidap Hepatitis B ini sempat ditangani di Puskesmas I Kualatungkal, Puskesmas Pijoan Baru Tebing Tinggi, Puskesmas Purwodadi dan Puskesmas Lubuk Kambing Kecamatan Renah Mendaluh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar melalui Kabid Pengendalian Pencegahan Penyakit , P2P dr Johanes J Sitorus mengatakan, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap penderita dan calon bayinya. Tak hanya itu, evaluasi serta penanganan dini juga dilakukan terhadap lingkungan sekitar penderita.

"Sembilan ibu hamil yang menderita Hepatitis B ini adalah data di triwulan pertama yang kita temukan dari 700 ibu hamil yang diperiksa. Sudah kita evaluasi dan pantau perkembangan. Kita juga menghimbau agar membatasi kontak person dengan keluarga melalui alat makan dan sebagainya. Karena ini cenderung menular," ujar Johanes.

Diakui dia, penanganan hepatitis ini menjadi program rutin setiap tahun. Mulai dari pemberian vaksin kepada Bayi (HB 0), ibu hamil (vaksin HBIG) dan anak sekolah.

Sementara, keadaan darurat penanganan hepatitis belum ada intruksi pusat melalui surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI.

"Kita masih lakukan protap, meski surat edaran menteri belum ada. Karena kasus ini hanya mencolok di Pulau Jawa, di daerah kita belum ada yang terlalu signifikan," kata dia.

Untuk diketahui, kata Johanes, Hepatitis B penularannya cukup cepat, terutama melalui air liur yang terkontaminasi melalui alat makan. Hepatitis B bisa terjadi jika penderita memiliki riwayat hepatitis A.

Ditambahkannya, sembilan pengidap Hepatitis ini sebagian sudah diberikan pencegahan untuk dirawat di Puskesmas, sebagian di rumah sakit.

"Ya kita pantau terus, jangan sampai terus meluas penyebarannya, apalagi naik ke level Hepatitis C. Kalau sudah di stadium ini sulit untuk ditangani," bebernya.

Selain ibu hamil, sebanyak 2.349 bayi berusia 0 sampai 7 hari telah diberikan vaksin HB0, yang tersebar di 16 puskesmas di 13 kecamatan.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement