KUALATUNGKAL - Kapolres Tanjab Barat AKBP Kuswahyudi Tresnadi menyebut, ada 11 desa di 13 Kecamatan di Kabupaten Tanjabbar, tergolong daerah konflik. Daerah ini diprediksi zona rawan kecurangan pada Pemilukada mendatang.
Dijelaskan Kapolres, daerah rawan yang dimaksud termasuk di wilayah Ulu. Hanya saja Kapolres tidak menyebutkan secara detail.
Menurutnya, penyebab kerawanan di beberapa desa yang ada di wilayah ulu itu dipicu akses yang sulit ditempuh.
“Oleh sebab itu, pengamanan dan penagwalan saat pendistribusian alat-alat peraga akan lebih diperketat,’’katanya.
Kapolres menghimbau kepada seluruh personel yang ditugaskan, agar tetap siaga dan tetap saling berkoordinasi.(*)
Penulis : Edison
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta