KUALATUNGKAL - Kapolres Tanjab Barat AKBP Kuswahyudi Tresnadi menyebut, ada 11 desa di 13 Kecamatan di Kabupaten Tanjabbar, tergolong daerah konflik. Daerah ini diprediksi zona rawan kecurangan pada Pemilukada mendatang.
Dijelaskan Kapolres, daerah rawan yang dimaksud termasuk di wilayah Ulu. Hanya saja Kapolres tidak menyebutkan secara detail.
Menurutnya, penyebab kerawanan di beberapa desa yang ada di wilayah ulu itu dipicu akses yang sulit ditempuh.
“Oleh sebab itu, pengamanan dan penagwalan saat pendistribusian alat-alat peraga akan lebih diperketat,’’katanya.
Kapolres menghimbau kepada seluruh personel yang ditugaskan, agar tetap siaga dan tetap saling berkoordinasi.(*)
Penulis : Edison
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs