KUALATUNGKAL – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Kabupaten Tanjabbar, Indra Safari resmi mengundurkan diri. Tak hanya itu, beberapa pengurus di DPD juga ikut melepas atribut partai.
Ketua DPD Partai Perindo Tanjab Barat, Indra Safari ditemui wartawan, Selasa (9/2) menyatakan, pengunduran dirinya dari Perindo atas pertimbangan yang matang. Termasuk saran dan masukan dari sesepuh, kerabat, dan simpatisan.
Alasan lainnya, Indra menyebut selama ini komunikasi dengan Ketua DPW Perindo Provinsi Jambi Dr Iskandar Budiman sangat jarang. “Ketua DPW susah ditelepon. Disamping itu, selalu menuntut progress,” kata Indra.
Faktor lainnya, dirinya dan pengurus DPD Perindo dituntut untuk membuat kantor DPD yang berlokasi di pinggir jalan.
"Ini dibebankan ke Ketua DPD Tanjab Barat, dimana kita ketahui untuk sewa kantor itu harus mempunyai dana sendiri sebesar Rp 30 juta sampai Rp 50 juta. Dari mana kita harus mendapatkan dana sebesar itu dan itu sudah kita sampaikan ke beliau. Namun yang ada hanya penekanan," kata mantan anggota dewan ini.
Lebih parah lagi, lanjut Indra, jika DPD tidak bisa menyiapkan kantor, maka dianggap tidak mampu memimpin DPD Perindo Tanjabbar.
"Yang paling prinsip yaitu menyangkut aqidah dan harga diri,” tandasnya.
Ditambahkan Indra, setidaknya ada lima pengurus DPD Perindo di Provinsi Jambi yang juga turut mengundurkan diri dari pengurusan. Sore ini, pengurus DPD Perindo Tanjabbar secara simbolis akan melepas baju partai dan mengumpulkannya.(*/sab)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang