KUALATUNGKAL – Calo PNS kini berkeliaran di desa-desa. masyarakat Tanjabbar dihimbau untuk tidak tergiur dengan bujukan oknum tertentu, dengan dalih mampu meluluskan peserta PNS. Sementara, penerimaan PNS saat ini sudah menggunakan sistem komputerisasi dan cukup transparan.
Informasi yang berkembang, oknum tersebut bergentayangan ke desa-desa. Mereka menawarkan warga dengan tarif tertentu, bahkan menjamin kelulusan PNS.
Salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Senyerang M Daud kepada wartawan mengakui ada beberapa oknum yang menawarkan dapat membantu masuk dan lulus sebagai CPNSD mendatang.
“Iya kasihan warga, apalagi masih banyak warga di kampung ini yang awam dengan tes PNS,” ujar M Daud.
Cukup fantastis, calo PNS itu meminta tarif Rp 100 juta untuk S1 dan Rp 50 juta D3.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjabbar Ir Zulkifli mengaku belum mendapat laporan tersebut.
Zulkiifli menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya dengan bujukan oknum tersebut, pasalnya saat ini tes CPNSD murni menggunakan sistem CAT atau komputerisasi.(*)
Penulis : Rie
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi