JAMBI- Di Bumi Serentak Galah Serengkuh Dayung, Kabupaten Tebo, Al Haris menyisir hingga batas Jambi-Sumatera Barat atau tepatnya Kecamatan VII Koto yang berbatasan dengan Kecamatan Koto Salak, Dharmasraya.
Al Haris didampinggi anggota DPRD Tebo, Andri WZ, mantan Wakil Bupati Tebo Hamdi dan Madian Saswadi ketua Bapilu DPW PAN Jambi juga sempat keperbatasan Jambi-Sumbar, Sabtu (07/11).
Di Kecamatan VII Koto, Al Haris disambut hangat tokoh masyarakat di Tanjung Pucuk Jambi. Andri WZ putra Tanjung Pucuk Jambi mengatakan Al Haris sosok yang tepat memimpin Jambi.
"Beliau (Al Haris) sudah keliling ke semua kecamatan di Tebo ini, sudah keliling disemua kecamatan di Jambi. Beliau sosok muda energik dan gubernur harus menguasai wilayah Jambi ini," kata Andri WZ.
"Terkait itu tidak ada keraguan untuk berjuang, berdoa dan memilih Al Haris untuk menang di Pilgub Jambi 9 Desember 2020 nanti," tambahnya.
Sementara itu, Al Haris mengatakan dirinya sudah sampai kesemua perbatasan Jambi dengan Provinsi lain untuk melihat langsung kondisi masyarakat lebih dekat.
Dia mengatakan daerah perbatasan harus mendapat perhatian pembangunan agar tidak ada kesenjangan dengan provinsi lain.
"Daerah dibatas ini harus dibangun supaya tidak ada kesenjangan dengan provinsi sebelah. Kalau tidak dibangun orang banyak belanja ke provinsi sebelahnya, sementara mencari uang di provinsi kita," sebut Al Haris.(*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata