KUALATUNGKAL – Sejak ditandatanganinya deklarasi kampanye damai, atribut pasangan calon bupati yang dibuat oleh tim pemenangan harus diturunkan. Alat peraga yang boleh dipasang hanya dari KPUD Tanjabbar.
Ketua KPUD Tanjabbar, Apnizal saat temu pers dengan wartawan usai kampanye damai belum lama ini mengatakan, alat peraga seperti baleho, spanduk dan sebagainya, dicetak oleh KPUD melalui anggaran daerah.
KPUD akan memasang baleho dan spanduk di posko pemenangan masing-masing calon, sesuai dengan ketentuan. “Baleho yang dibuat ada kode tersendiri. Kita bisa bedakan, mana baleho yang dibuat tim dengan baleho yang dibuat pemkab, melalui KPUD,” ujar Apnizal.
Dalam waktu dekat, KPUD bersama Panwaslu dan jajaran kepolisian akan menertibkan alat peraga yang dibuat sendiri oleh tim pemenangan.
Pantauan di lapangan, masih banyak alat peraga kampanye masing-masing pasangan calon yang terpampang di setiap sudut jalan, baik di dalam kota maupun di luar kota Kualatungkal.(*)
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs