Anggaran Pengamanan Pilkada Tanjabbar Macet? Ini Komentar Kasatpol PP


Senin, 07 Desember 2015 - 22:55:17 WIB - Dibaca: 1809 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Fantastis, anggaran pengaman pilkada tahun 2015 mencapai Rp 2 miliar, dikelola melalui Kantor Pol PP dan Linmas Tanjabbar.

Hanya saja, kucuran dana ini sempat tersendat. Kasat Pol PP dan Linmas Kabupaten Tanjab Barat, M Yunus dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin(7/12) menampik jika anggaran pengamanan pilkada menuai kendala.

"Untuk dana  tidak ada hambatan, hanya saja ada kendala soal pengusulan SPJ penarikan dana pilkada dari institusi ataupun lembaga masing-masing. Begitu institusi ini mengusulkan, kita bayarkan dan semua kegiatan yang ada dalam DPA kita bayarkan semua," terangnya.

Disinggung adanya infomasi bahwa pihak kepolisian baru menerima 20 persen dari alokasi yang ditentukan, sementara kinerja Polres telah mencapai 80 persen, dibantah langsung oleh Yunus.

Dirinya mengaku bukan dipersulit, melainkan ada keterlambatan. "Sebenarnya semua yang diajukan pihak kepolisian telah cair, hanya saja terkendala administrasi karena kita baru menangani ini. Sehingga ada sedikit perbedaan dalam administrasi dengan kabupaten lainnya," tegasnya.

Dijelaskannya, untuk kabupaten lain dana anggaran pengaman pilkada sistemnya hibah. Sementara di Tanjab Barat sistemnya ada kegiatan baru dibayarkan, sesuai pengajuan institusi masing-masing. Mengenai besaran dana pengamanan pilkada, masing-masing institusi bervariasi.

"Kepolisian lebih kurang sekitar Rp1,2 miliayar. TNI sekitar Rp 600 juta dan Satpol PP lebih sedikit dari anggaran Kepolisian. Namun kalau untuk Linmas saya lupa berapa besarannya, karena yang tau persis itu bendaharawan saya," jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, jika masing-masing institusi ini tidak mengajukan pencairan, maka dana inipun tidak bisa dibayarkan. Begitu pula dengan kegiatan, tidak semuanya bisa dicairkan, jika tidak dilaksanakan.

"Yang jelas kalau tidak salah saya, untuk masing-masing institusi satu anggota per harinya dapat Rp 50 ribu," timpal Yunus.(*)

Penulis : Lian

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Bantu Sapi Kurban di Masjid Al Falah, Gubernur Serahkan Sapi Presiden di Islamic Center

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad

Berita Daerah

Kapolda Jambi Harapkan Persatuan Jaga Kamtibmas Menuju Jambi Bahagia

JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da

Berita Daerah

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah


Advertisement