Antisipasi Kelangkaan Sembako, Dirintelkam Polda Jambi: Pelaku Usaha Berperan Menjaga Kamtibmas


Sabtu, 17 Februari 2024 - 19:55:59 WIB - Dibaca: 963 kali

Rakor Antisipasi Kelangkaan Sembako di Rumah Kebangsaan Siginjai, Jumat 16 Februari 2024.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Rapat koordinasi antisipasi kelangkaan sembako khususnya beras digelar di Rumah Kebangsaan Siginjai Provinsi Jambi, Jumat 16 Februari 2024.

Rakor ini dipimpin langsung Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Ronalzie Agus S.I.K didampingi Kasubdit Ekonomi AKBP Zaharuddin, S.Pd.

Pihak terkait yang hadir diantarnya Perwakilan Disperindag Provinsi Jambi Afrizal Azmi, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Jabalnur, Lutfillah Barus Manager Suply Chain dan PP Kanwil Bulog Jambi.

Turut hadir, beberapa perwakilan distributor sembako dan beras di Provinsi Jambi.

Dalam Rakor tersebut, Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Ronalzie Agus mengatakan, pentingnya ketersediaan sembako selama tahapan Pemilu 2024 yaitu untuk menjaga agar tidak adanya kelangkaan semua jenis sembako, sehingga tidak tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas di Provinsi Jambi.

"Saya hanya menjaga rantai pasokan sembako agar tidak adanya kelangkaan di pasaran, yang mana kita analisa apakah kelangkaan tersebut hanya terjadi pada tahapan kampanye atau memang ada faktor lain," kata Ronalzie.

Pria berdarah Minang ini berharap, Dinas Perindag dan Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog untuk bersama-sama menjaga agar tidak adanya kekhawatiran akan adanya kelangkaan dan lonjakan harga sembako di Provinsi Jambi.

Dengan demikian, kata Ronalzie, menghadapi bulan puasa mendatang pasokan sembako untuk kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Terkait dengan situasi Kamtibmas saat ini, lanjut dia, rantai pasokan sembako sangatlah penting karena sembako salah satu penyumbang penting sebagai kebutuhan masyarakat sehari-hari.

" Dalam sejarahnya Jambi tidak pernah kehilangan sembako, dan jangan sampai terjadi. Dan bapak ibu pengusaha dan distributor tidak hanya berperan dalam bidang ekonomi, tapi juga ikut menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Jambi," timpalnya.

Mantan Dirintelkam Polda Sulteng ini berharap, jika ada pembelian yang tidak lazim serta pembelian terus menerus dengan jumlah besar, dapat melaporkan ke jajaran Intelkam Polda Jambi.

" Maka ada kemungkinan melakukan upaya penimbunan sembako," ungkapnya.

Terpisah, Kabid Distribusi Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Jabalnur mengatakan, jumlah penduduk di Provinsi Jambi sebanyak 3.724.284 jiwa, dan ini harus terpenuhi kebutuhannya.

Dari data yang dimiliki Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, stok beras bulan Januari sebanyak ± 27.783 ton sedangkan pada bulan Februari ± 25.882 Ton. Sementara jika dihitung kebutuhan per Minggu, ketersediaan beras di Provinsi Jambi sebanyak 6.235 Ton.

Dijelaskan Jabalnur, bawa Pemerintah Provinsi Jambi sangat peka terhadap pasokan sembako agar tidak adanya kelangkaan.

Terkait harga di pasaran, pihaknya selalu mengupdate perkembangan harga eceran tertinggi. Hasil pantauan di lapangan, pihaknya menemukan kenaikan harga beras medium dan premium.

" Prediksi untuk kenaikan beras Premium dan Medium terjadi menjelang bulan puasa dan Idul Fitri," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan lDisperindag Provinsi Jambi, Afrizal mengatakan pihaknya selalu melakukan Operasi Pasar (OP) bila terjadi lonjakan harga.

" Satu bulan menjelang puasa kita akan melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar apakah adanya lonjakan harga dan apa penyebab lonjakan harga tersebut," ungkapnya.

Saat ini, hasil sidak sementara terjadi kenaikan harga pada komoditi cabe, lantaran gagal panen akibat banjir. Sehingga cabe di Jambi dipasok dari Provinsi Aceh.

Lutfillah Barus Manager Suply Chain dan PP Kanwil Bulog Jambi, menambahkan, saat ini Bulog Jambi sedang melaksanakan kegiatan bantuan pangan yang diperintahkan langsung dari Bulog Pusat.

Bulog Jambi berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional untuk mendekatkan komoditi sembako dengan masyarakat serta kita mengadakan operasi pasar.

Mengenai ketersediaan beras, Bulog menyediakan kebutuhan beras 25 sampai 30 ton beras perbulan.(*/NIK)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Program Bedah Rumah BAZNAS di Dua Kelurahan

TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin

Advertorial

Tinjau Lokasi Kebakaran di Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Penanganan Maksimal

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,

Advertorial

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial


Advertisement