TANJABTIM (HS) - Pembangunan jalan cor beton yang dibiayai program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menuai protes.
Pasalnya, sudah ada yang retak meski pekerjaan belum rampung. Sebagaimana diketahui, jalan rigid ini dimaksudkan untuk menjadi akses peningkatan jalan produksi pertanian di Kecamatan Mendahara Ulu.
Pengamatan halosumatera.com di lokasi, Kamis 29 Oktober 2020 sore, kerusakan sudah mulai terjadi di beberapa titik, yakni cor beton yang sudah mengalami retak.
"Ada yang retak-retak, padahal belum selesai dibangun 100 persen," ujar sumber halosumatera.com yang menolak identitasnya disebutkan.
Hal ini tentu saja aneh, mengingat jalan dengan volume lebar 4 meter dan panjang 498 meter itu belum selesai dibangun. Pembangunan jalan ini menurut sumber tidak menggunakan wiremesh atau besi ayam.
"Pembangunannya langsung cor, dua meter kanan dan dua meter kiri. Ditengah coran hanya diberi besi untuk sambungan. Jalan ini tidak menggunakan wiremesh (besi ayam,red),"tambahnya.
Untuk diketahui, berdasarkan papan informasi dilokasi, proyek ini didanai PISEW Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2020 dengan anggaran Rp 600 juta. Proyek jalan cor ini dikerjakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Mendahara Ulu. Adapun jangka waktunya adalah 110 hari kalender.(*/Eko)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata