Berbusana Adat, Bupati Tanjab Barat dan Istri Hadiri Hari Adat Melayu Jambi ke-747


Jumat, 27 Juni 2025 - 12:12:31 WIB - Dibaca: 374 kali

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, tampil anggun dan memikat dalam balutan busana adat Melayu saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Adat Melayu Jambi ke-747, Jum'at (27/6) di EV Garden, Kota Jambi. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Pesona adat dan budaya kembali menggelora di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, tampil anggun dan memikat dalam balutan busana adat Melayu saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Adat Melayu Jambi ke-747, Jum'at (27/6) di EV Garden, Kota Jambi.

Acara akbar yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi ini menjadi momen bersejarah yang turut mempererat jalinan adat, budaya, dan agama yang telah tumbuh sejak ratusan tahun silam.

Kehadiran Bupati dan istri tak hanya mencuri perhatian, namun juga menegaskan komitmen Pemkab Tanjab Barat dalam pelestarian adat Melayu di tengah tantangan modernitas.

Dalam wawancara usai acara, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam peringatan Hari Lahir LAM Jambi ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat eksistensi adat di tengah arus budaya global yang kian kuat.

“Kegiatan ini sangat penting, terlebih di tengah kondisi budaya yang perlahan mulai menggerus nilai-nilai adat kita. Maka melalui momentum ini, kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan LAM Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat posisi adat budaya sebagai bagian dari pembangunan,” ungkap Bupati.

“Adat bukan sekadar warisan, tapi juga solusi alternatif dalam menghadapi persoalan sosial masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi ke-747 adalah penanda penting masuknya Islam ke tanah Jambi, sekaligus menjadi awal mula berdirinya adat Melayu Jambi yang sarat nilai dan kearifan lokal.

“Inilah pertanda Islam di Jambi, maka mulailah adat Melayu Jambi. Oleh karena itu, kita perlu melestarikannya agar adat ini betul-betul dijunjung tinggi oleh masyarakat Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah,” ujar Gubernur Al Haris penuh semangat.

Ia juga mendorong seluruh kepala daerah, termasuk bupati dan walikota, untuk memberi perhatian serius terhadap keberlangsungan LAM di daerah masing-masing, sebagai penjaga warisan budaya yang kaya nilai luhur.

“Kami bangga adat Melayu di kabupaten dan kota terus berkembang. Saya berharap para bupati dan walikota terus memperhatikan keberadaan LAM,” tegasnya.

Puncak peringatan ini juga dihadiri tokoh-tokoh adat, kepala daerah se-Provinsi Jambi, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota yang turut menyemarakkan suasana dengan semangat kebersamaan dan cinta budaya.(*/adv)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement