KUALATUNGKAL - Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Tanjabbar berniat untuk unjuk rasa ke DPRD Tanjabbar, Senin pagi.
Mengatasnamakan masyarakat RT 04, Parit V, Desa Muntialo, para aktivis ini meminta DPRD berpihak ke masyarakat petani kopi yang terimbas banjir akhir tahun lalu.
" Ya kita mendesak, agar pihak perusahaan segera memberikan ganti rugi terhadap tanaman kopi, tanaman sayuran, pinang, Buah-buahan yang mati terendam banjir," ujar Hamka, Ketua HMI Tanjabbar.
Hamka juga mengaku, jika aksinya esok hari, murni untuk pendampingan masyarakat korban banjir. "Aksi kami murni HMI," jelasnya.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Tanjabbar sempat mengecek kebun kopi yang rusak akibat terendam banjir. Komisi II merekomendasikan agar segera dibentuk tim terpadu menyelesaikan permasalahan ini.(*)
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna