Dalam Naungan Rocky Chandra, ESport Jambi Kian Berkembang


Kamis, 07 Januari 2021 - WIB - Dibaca: 880 kali

Rocky Chandra, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Gerindra.(*) / HALOSUMATERA.COM

Jambi - ESport atau olahraga elektronik dari game online, mulai berkembang di Jambi sejak cabang olahraga ini diketuai Rocky Chandra, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Gerindra.

Rocky, politisi muda ini, sangat serius mengembangkan Esport di Provinsi Jambi. Sudah banyak turnamen yang diikuti tim-tim ESport Jambi dan beberapa masuk turnamen tingkat Nasional.

Game online yang sering diikuti tim ESport Jambi antara lain; PUBG, Mobile Legend Bang Bang dan FreeFire.

"Tim kita dari anak-anak muda berbakat. Mereka sudah masuk ke kancah nasional. Sekarang sedang ikut turnamen beberapa game online tingkat nasional," ungkap Rocky, kepada media, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ESport adalah cabang olahraga yang sangat perlu dikembangkan. Apalagi di zaman sekarang, generasi milenial maupun generasi Z, mengenal game online bukan lagi sebatas game. Tetapi, game online adalah bagian tak terpisahkan dari hidup mereka.

Pola pikir seperti ini yang harus diperhatikan generasi X maupun Y yang saat ini memegang tampuk kekuasaan. Sebab, jika tak diberi ruang dan dipersiapkan, generasi penerus mulai dari Y sampai generasi alpha, akan kesulitan berkembang.

"Game online bagi anak muda sekarang sudah jadi kebutuhan. Kalau tidak main medsos, mereka main game online. Itu sudah lumrah di kehidupan mereka. Maka itu, ada baiknya kita mempersiapkan mulai dari sekarang demi kehidupan mereka di masa datang sesuai zamannya," jabar mantan penjual Pempek keliling ini, lagi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menambahkan, semangat untuk mengembangkan ESport di Jambi ini, juga diikuti semangat dan skill para pemain game online. Anak-anak di Jambi, kata dia, sangat berbakat di game-game online.

"Saya saja kalau ada waktu senggang, main PUBG. Ya hitung-hitung mengurangi stress di tengah pekerjaan menumpuk," akunya.

Rocky Chandra juga menilai bahwa game online, adalah salah satu kegiatan positif bagi anak-anak. Ketimbang terjerumus ke kegiatan negatif, ada baiknya anak-anak menseriusi game online.

"Tetapi ingat, orang tua juga harus mengawasi. Jangan sampai game online mengalahkan pelajaran sekolah. Ya, diimbang-imbangi lah antara sekolah, ibadah dan game online," tutupnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah

Pemprov Jambi Terbitkan SE Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Salah Satunya Larangan Pesta Kembang Api

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P

Berita Daerah

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal


Advertisement