KUALATUNGKAL – Tahun ini, prajabatan bagi 117 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah(CPNSD) jalur umum di Kabupaten Tanjungjabung Barat ditiadakan. Diduga, ditundanya pelaksanaan prajabatan ini akibat defisit anggaran yang melanda Kabupaten Tanjabbar.
Sementara itu, Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tanjabbar juga belum bisa memastikan pelaksanaan prajabatan dilakukan pada tahun depan.
Kepala BKD Tanjungjabung Barat H Zulkifli saat dikonfirmasi wartawan membenarkan tahun ini tidak ada prajabatan bagi 17 CPNSD Tanjabbar.
Menurut dia, APBD 2015 tidak memadai untuk penganggaran kegiatan prajabatan. “Tahun 2015 dipastikan gak ada, karena anggaran kita yang tak memadai,”katanya.
Dikatakannya, begitu halnya dengan 67 CPNSD dari jalur honorer K2 yang sedianya akan dilaksanakan pasca penganggaran APBD Perubahan juga akan di tunda hingga 2016 mendatang.
“Prajabatan CPNSD honorer K2 juga begitu, tahun ini nampaknya juga tak bisa dilaksanakan,”jelasnya.
Zulkifli juga belum bisa memastikan apakah para CPNSD dari jalur umum ini dapat prajabatan pada tahun 2016 mendatang, sebab kondisi keuangan masih belum memadai.
Oleh karena itu, BKD memberikan solusi kepada para CPNSD untuk mengikuti prajabatan ke daerah lain, namun dengan biaya sendiri.
“Jika ingin ikut prajabatan dengan daerah lain kita persilahkan, biayanya sekitar Rp 5- Rp 6 juta per orang,”katanya.(*)
Penulis : Heri
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang