Dari Aktivis hingga Musisi Bergerak Melawan Asap


Rabu, 28 Oktober 2015 - 00:38:27 WIB - Dibaca: 2691 kali

Stiker Aksi Menghalau Asap oleh Semua Elemen di Kota Jambi yang Menjadi Korban Kabut Asap.(IT) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Sejumlah elemen di Kota Jambi mulai dari para aktivis mahasiswa, organisasi otomotif hingga musisi sepakat melakukan perlawanan terhadap kabut asap yang melanda Provinsi Jambi tiga bulan terakhir.

Hari ini mereka akan longmarc dari Tugu Juang hingga ke Simpang BI, Telanai. Dari situ, para peduli asap ini akan melakukan aksi melawan asap di Kantor Gubernur Jambi.

Aksi ini bukanlah sarat muatan politik. Sebagaimana dituturkan Dany, salah satu musisi dari komunitas Underground Kota Jambi. Kata dia, para komunitas musik yang sepakat melawan asap meminta pemerinta mencabut izin-izin perusahaan yang membuka lahan di Provinsi Jambi.

“Tindak tegas para perusahaan yang membakar hutan dan sediakan tempat evakuasi dan pengobatan untuk korban asap,” kata pria berambut gondrong ini, Selasa.

Terpisah, Iqbal Zainuddin, Aktivis Koalisi Jambi Melawan Asap mengatakan, pejabat pemerintah seharusnya keluar dari ruang kantor dan kendaraan dinas yang dipakai setiap hari. Sebaiknya, pejabat-pejabat di Provinsi Jambi datang dan melihat kondisi masyarakat yang setiap detik menghirup asap tebal ini.

“Turun menemui dan melihat kondisi masyarakat, biar mereka sadar kebijakan yang lambat itu juga membunuh bukan hanya asap,” ujar Iqbal Zainuddin.

Dia menilai, belum ada kebijakan apapun yang dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan dan merawat korban asap, terutama balita yang sangat rentan dihantam asap dari kebakaran lahan-lahan perusahaan yang sebelumnya mereka fasilitasi izin dan legalitasnya.

Sebelumnya, Walikota Jambi bahkan mengumumkan aula dan rumah dinasnya sebagai tempat evakuasi korban asap, sebagaimana diberitakan media-media Jambi pada 23 oktober 2015 lalu.

Posko Koalisi Jambi Melawan Asap segera mendatangi Aula Rumah Dinas Walikota untuk mengecek lokasi agar korban terutama bayi bisa segera di evakuasi. Nyatanya, ruangan yang dimaksud tidak ada.

 “Kami di usir Satpol PP yang menjaga rumah dinas walikota. Menurut mereka, tidak ada ruang evakuasi warga disitu,” ungkap Hajrin, tim Evakuasi Koalisi Jambi Melawan Asap.(*)

Penulis : Ono

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement