KUALATUNGKAL – Pemangkasan APBD 2015 oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dianggap tidak skala prioritas. Pasalnya, sejumlah kegiatan perencanaan yang menelan dana ratusan juta rupiah masih diluncurkan.
Sorotan ini disampaikan anggota DPRD Tanjabbar, Jamal Darmawan Sie SE MM saat dikonfirmasi infotanjab.com, Rabu siang.
“Terkait pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh eksekutif, saya mengharapkan yang dipangkas adalah program yang tidak langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti proyek master plan dan perencanaan,” ujar Jamal.
Menurut dia, jika proyek masterplan dan perencanaan tata ruang tetap dilaksanakan, belum tentu Bupati yang terpilih pada periode mendatang mempunyai visi dan misi yang sama dengan kepala daerah saat ini.
Beberapa proyek master plan yang telah ditenderkan saat ini adalah penyempurnaan rencana detail tata ruang kawasan perkotaan dengan anggaran Rp 449, 52 juta di Bapemdalda. Kemudian, ada studi kelayakan pengembangan pelabuhan sungai dualap dan penyusunan masterplan pengembangan peternakan rakyat senilai Rp 238, 04 juta.
“Semua ini kan proyek dinas, karena waktu tinggal beberapa bulan lagi. Kita tahulah berapa keuntungannya. Harusnya, yang seperti ini dipangkas, jangan kegiatan yang menyentuh masyarakat, seperti sejumlah pembangunan jalan dan sebagainya,” kata Politisi Partai Demokrat ini.
Disamping itu, ada juga proyek perencanaan di Dinas PU Tanjabbar, yakni Masterplan Rumah Sakit Terjun Jaya di Kecamatan Betara dengan dana Rp 852,14 juta.
Seperti dikatakan Peltu Sekda Tanjabbar, Firdaus Khatab, pemangkasan anggaran diserahkan ke SKPD masing-masing, dimana anggaran yang dipangkas tidak berskala prioritas.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang