PADANG SIDIMPUAN (halosumatera.com) - DPRD Kota Padangsidimpuan di demo aliansi mahasiswa, Kamis siang (8/10). Aksi ini serentak secara Nasional ini menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Sempat memanas, lantaran ribuan mahasiswa dilarang ketemu dengan Ketua DPRD Kota Sidimpuan. Sempat terjadi aksi pelemparan batu dengan petugas yang mengawal demo tersebut.
Beberapa petugas mengalami luka ringan akibat lemparan batu, kayu dan botol minuman ringan.
Salah satu mahasiswa yang berorasi mengatakan, aksi ini bentuk penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang dinilai merendahkan masyarakat umum terutama kalangan buruh atau pekerja.

Akhirnya, dengan humanis, Kapolres Kota Padang Sidimpuan AKBP Juliani Prihartini dan jajaran meminta perwakilan mahasiswa untuk menemui anggota DPRD Kota Salak ini.
Kapolres mengatakan, agar jangan sampai tindakan anarkis dalam penyampaian aspirasi.
"Kita semua lagi berjuang dan menerima aspirasi. Mahasiswa adalah Generus bangsa, dan jangan sampai bertindak anarkis," tutur Kapolres di hadapan mahasiswa.
Pantauan halosumatera.com, Kamis (8/10), sebelum ke DPRD, pengunjuk rasa berkumpul di Alun-alun Kota Padangsidimpuan, sekitar pukul 10.00.

Setelah gabungan aliansi mahasiswa berkumpul, mereka mulai bergerak dari alun-alun ke GEDUNG DPRD Kota Padang Sidimpuan yang jaraknya tak jauh dari alun-alun kota.(*/Indra Manik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata