Dermaga Penyeberangan di Sungai Gebar Tidak Difungsikan


Selasa, 06 Maret 2018 - 09:30:16 WIB - Dibaca: 1968 kali

Dermaga Parit Gantung Sungai Gebqr Tidak Difungsikan sejak Dibangun. (*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALA BETARA - Dermaga Penyeberangan di Sungai Gebar yang dibangun beberapa tahun lalu tidak difungsikan. Derasnya arus sungai menyulitkan penambang perahu merapat di dermaga yang menggerus APBD itu. Akhirnya, warga yang ingin menyeberang sungai dari Sungai Gebar ke Kuala Indah terpaksa menggunakan dermaga lama, yang kondisinya mulai lapuk.

Pantauan infotanjab.com, Senin sore (5/3), terlihat perahu yang membawa penumpang dan roda dua dari Kuala Indah ke Sungai Gebar merapat ke dermaga lama. Perahu yang dikemudikan harus mengambil jalur serong begitu menyeberangi sungai dan langsung berbelok 90 derajad ke arah dermaga kayu.

Kondisi arus yang deras,menyulitkan pengemudi perahu merapat ke dermaga yang baru. "Arus kuat makanya kita gak bisa merapat.Kemudian, dermaganya terlalu tinggi, makanya sulit mendaratkan penumpang dan kendaraan roda dua, " kata Parjo salah satu pengemudi perahu di Kuala Indah.

Sejak dibangun, diakui Parjo dermaga yang bercat biru ini tidak pernah difungsikan untuk menyeberangkan penumpang dari Sungai Gebar ke Kuala Indah.

"Ya masih pake dermaga lama, tinggal rapatkan perahu, bisa nurunkan penumpang dan sepeda motor, " ujarnya.

Begitu juga di penyeberangan Desa Kuala Indah. Dermaga bantuan pemkab yang sempat terseret arus sungai, kini belum dibangun kembali. Melalui bantuan dana desa, dermaga penyeberangan dibangun baru pada 2017 lalu.

"Dermaga yang lama sudah hanyut, sekarang yang kita pakai ini bantuan dana desa, " ujar pengelola dermaga Kuala Indah,  ditemui infotanjab.com, Senin sore.

Untuk diketahui, di penyeberangan Desa Kuala Indah hanya  dioperasionalkan dua perahu, untuk mengangkut warga dari Kuala Indah ke Sungai Gebar atau sebaliknya. Per penumpang dikenakan tarif Rp 1000 sedangkan sepeda motor yang diseberangkan dikenakan ongkos Rp 10 ribu per unit. Per perahu, bisa didayung empat hingga lima orang.(*)

Editor : Andri Damanik

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Meski Punya Modal Besar, Pasangan Ahmadi - Ferry Diklaim Sulit Menang

KOTA JAMBI – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi melabuhkan dukungan pada petahana Ahmadi Zubir sebagai Calon Wali Kota Sungai Penuh periode 2024 - 2029, 

Pilkada 2024

Dukung Ahmadi Zubir di Pilwakot Sungai Penuh, PKS Diterpa Isu Pragmatis

SUNGAI PENUH – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diterpa isu pragmatis usai menyatakan dukungan pada petahana Ahmadi Zubir sebagai Calon Wali Kota Sungai Penuh,

Pilkada 2024

Ada Pemeliharaan Jaringan Senin 15 Juli 2024, Ini Lokasi Padam di Kota Tungkal

KUALATUNGKAL - PLN UP3 Jambi melalui PLN ULP Kualatungkal mengumumkan info sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Tanjab Barat, Jumat 12 Juli 2024. Dalam peng

Berita Daerah

Duet Maulana dan Diza Hazrin, Pengamat Komunikasi Politik: Pasangan yang Sulit Dikalahkan

JAMBI - Ditengah dinamika Politik di Pemilihan Wali Kota Jambi kian hangat, baru satu pasangan secara resmi menyatakan siap maju. Mereka adalah Maulana dan Diza

Pilkada 2024

Buah Transformasi, PLN Raih Kinerja Terbaik pada Tahun 2023

TANJABBAR - PT PLN (Persero) sukses meraih kinerja terbaik di tahun 2023. Prestasi ini diraih berkat transformasi menyeluruh yang terus dilakukan PLN sejak 3 ta

Advertorial


Advertisement