Di Paripurna DPRD Tapsel, Dolly Bupati Terpilih Beberkan Visi dan Misinya Membangun Kabupaten Tapsel


Selasa, 02 Maret 2021 - WIB - Dibaca: 1767 kali

Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Menghadiri Paripurna DPRD Tapsel Senin 1 Maret 2021.(*) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Putra Parlindungan Pasaribu menyampaikan rasa optimis dalam meneruskan pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.

Bupati juga mengaku akan terus memperjuangkan dan menggelorakan pembangunan sesuai dengan visi misinya yakni menjadikan Kabupaten Tapsel lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.

"Bertitik tolak dari hal itu, kami bersama Bapak Wakil Bupati, Rasyid Assaf Dongoran, bertekad untuk mewujudkan visi misi dari Kabupaten Tapsel yang kami usung pada saat kampanye lalu," ungkap Dolly di sela rapat paripurna di hadapan DPRD Tapsel dalam penyampaian pidato sambutan masa jabatan Bupati Tapsel periode 2021-2024 di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (1/3) sore.

Lebih lanjut, Bupati turut menjabarkan visi Kabupaten Tapsel menjadi lima misi yaitu, yang pertama meningkatkan kualitas sumber daya manusia pembangun yang unggul dan mandiri berdasarkan ilmu pengetahuan dan iman maupun taqwa.

Kedua, meningkatkan pembangunan Tapsel yang berbasis pertanian dan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan serta pengelolaan sumber daya lokal yang produktif dan berwawasan lingkungan.

Ketiga, melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan sumber daya dan pemerintah atasan serta meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana, fasilitas sosial, serta umum masyarakat.

Keempat, meningkatkan kinerja pemerintah daerah melalui reformasi birokrasi yang berkesinambungan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa.

"Kelima, meningkatkan standar hidup layak, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat Tapsel," terang Bupati.

Dalam upaya pencapaian visi misi tersebut, apalagi di tengah pandemi Covid-19, Dolly mengaku kebijakan pembangunan prioritas yang akan segera dilaksanakan. Kebijakan yang pertama yakni meningkatkan sumber daya manusia melalui peningkatan partisipasi pendidikan, derajat kesehatan, iman dan taqwa, serta sosial budaya khususnya kearifan lokal. Dengan demikian, diharapkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Tapsel dapat meningkat.

Kedua, meningkatkan perekonomian masyarakat yang dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, menurunkan atau minimal tidak bertambahnya angka pengangguran yang sangat terpengaruh sebagai efek samping dari krisis global dan pandemi Covid-19. Kemudian, meningkatkan penanaman modal di daerah, meningkatkan industri pengolahan bahan baku dan industri kreatif, meningkatkan perdagangan barang dan jasa serta mengendalikan laju inflasi.

Ketiga, melanjutkan pembangunan infrastruktur khususnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi seperti kualitas jalan yang sudah dibuka ke arah terisolir dan menghubungkan antar desa. Kemudian, membangun akses ke sentra-sentra produksi, membangun fasilitas pendukung produksi pertanian yakni, jalan produksi, jalan usaha tani, jaringan irigasi desa, penyediaan alat produksi pertanian, bibit dan pupuk dengan harga terjangkau, membangun sarana air bersih serta sanitasi.

"Lalu memfasilitasi jaringan telekomunikasi serta mengoptimalkan pembangunan bidang infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan bencana, serta bidang perhubungan," bebernya.

Keempat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektifitas dan akuntabilitas perangkat daerah yang ditandai dengan meningkatnya indeks kepuasan masyarakat yang ditopang restrukturisasi perangkat daerah. Peningkatan kapasitas keuangan daerah, peningkatan kebersamaan antar pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dan menjawab tantangan ke depan.

"Uraian visi, misi, prioritas, dan arah kebijakan itu, secara gamblang dan teknis segera akan kita tuangkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Tapsel untuk dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman kita bersama dalam perencanaan pembangunan menuju Tapsel yang lebih baik," terang Bupati.

Pihaknya menyadari, keberhasilan membangun daerah tidak hanya berasal dari pelaksanaan program pembangunan semata. Namun, perlu adanya persatuan seluruh potensi masyarakat selaku anak bangsa. Dengan demikian, diharapkan dapat mengatasi keterbatasan, kelemahan, bahkan ancaman daerah sekalipun.

"Kami juga memohon doa restu serta dukungan seluruh pihak untuk saling memberi masukan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tapsel," tandas Bupati.

Tampak Ketua DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang bertindak memimpin jalannya rapat paripurna. Yang dihadiri Wakil Bupati Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Wakil Ketua DPRD Rahmat Nasution dan Borkat beserta Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Parulian Nasution, Sekretaris DPRD Darwin Dalimunthe, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Kabag, dan Camat se-Tapsel. (Hms Tapsel/Fadly)

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement