DPW SPI Jambi Gelar Pelatihan Vocational Bagi Usaha Mikro Sektor Pertanian dan Perkebunan


Jumat, 05 Agustus 2022 - 14:42:56 WIB - Dibaca: 810 kali

Ketua DPW SPI Jambi Sarwadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelatihan Vocational bagi usaha mikro sektor pertanian dan perkebunan di Sekretariat DPW SPI, Jumat 5 Agustus 2022.(*/ados) / HALOSUMATERA.COM

MUAROJAMBI|HALOSUMATERA - Dewan Pengurus Wilayah Serikat Petani Indonesia (DPW SPI) Provinsi Jambi menggelar pelatihan Vocational Bagi Usaha Mikro Di Sektor Pertanian/Perkebunan di Gedung Pertemuan Sekretariat DPW SPI Jambi, Jumat (5/8/2022).

Dalam pelatihan ini DPW SPI Jambi menggandeng Dinas Koperasi dan Pengembangan UMKM Provinsi Jambi serta Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop RI).

Pelatihan ini diikuti 30 peserta dan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 5 Agustus sampai 7 Agustus 2022.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi yang diwakili Puti Orizawati selaku Kepala Bidang Koperasi dan UKM Provinsi Jambi.

Dalam laporan kegiatan yang dibacakan langsung oleh Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kemenkop RI, pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas para petani di Provinsi Jambi dalam mengelola koperasi.

“Kegiatan pelatihan vocational bagi usaha mikro ini bertujuan memberikan pemahaman pengetahuan,serta wawasan bagi pelaku usaha mikro tentang manajemen keuangan.  Peningkatan pengetahuan usaha mikro tentang potensi pasar dan potensi pasar serta mempercepat upaya digitalisasi usaha mikro dalam perluasan jejaring pasar berbasis digital,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Puti Orizawati.

Pelatihan ini perlu dilakukan untuk mengembangkan kapasitas para petani dalam mengelola usahanya dalam rangka meningkatkan perekonomian lokal dan Nasional.

“Kiranya kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang dengan materi yang sama untuk UMKM yang lainnya maupun yang berkaitan dengan peningkatan UMKM yang SDM nya di sektor pertanian dan berkebunan,” tutup Puti.

Sementara itu Ketua DPW SPI Jambi, Sarwadi mengatakan kegiatan ini adalah agenda kerja sama pertama DPW SPI Jambi dalam hal pelatihan untuk pengembangan koperasi.

Sarwadi juga menjelaskan, anggota yang tergabung di SPI Jambi sudah memiliki koperasi, pra koperasi yang sebagian berbadan hukum dan non badan hukum. Bahkan, anggota SPI Jambi sudah memiliki produk dari kerja - kerja koperasi.

“Saya contohkan di Kabupatan Merangin anggota kita memiliki kebun kopi robusta kurang lebih 11.000 hektar yang koperasinya sudah memiliki produk Kopi Robusta Gunung Masurai,” jelas Sarwadi.

“Harapannya pihak kementerian koperasi bisa membantu kami dalam melatih, mengorganisasikan, dan mengkooperasikan petani untuk membangun koperasi terlebih membantu koperasi kami supaya bisa berbasis digital,” timpal Sarwadi.(*/ados)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement