KUALATUNGKAL – Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terhadap Nota Pengantar penyampaian Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPD) diskor pimpinan sidang, Senin pagi. Alasanya, ada sejumlah fraksi belum merampungkan pandangan fraksi pada paripurna tadi pagi.
Sebagaimana dikatakan Syafrizal Lubis, Sekretaris Komisi III DPRD Tanjabbar, paripurna ditunda dan akan dijadwalkan kembali di badan musyarah DPRD Tanjabbar.
“Akhirnya semua fraksi tak jadi menyampaikan pandangan akhir, karena yang belum siap membuat pandangan,” ujar Ketua Fraksi Golkar ini.
Menurut Syafrizal, fraksi yang belum menyiapkan pandangan disebabkan baru menerima laporan dari anggotanya pada Sabtu, bertepatan dengan hari libur. Sehingga Ketua Fraksi belum sempat mengumpulkan anggotanya untuk membahas pandangan akhir terkait LKPD.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar mengatakan, dari tujuh fraksi di DPRD ada dua fraksi yang belum siap membuat pandangan akhir. Kedua fraksi itu adalah Demokrat-Hanura dan Fraksi PAN - PBB.
“Silahkan Tanya ke mereka apa alasannya belum menyiapkan pandangan akhir. Mereka tadi rebut minta paripurna ditunda,” ujar Jahfar.
Dikatakan dia, paripurna akan dilanjutkan sesuai dengan penjadwalan yang dibuat pada rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Tanjabbar.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai