SUNGAI PENUH – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diterpa isu pragmatis usai menyatakan dukungan pada petahana Ahmadi Zubir sebagai Calon Wali Kota Sungai Penuh, untuk periode 2024 -2029 mendatang.
Dukungan tersebut secara sah diterima oleh Ahmadi pada Senin (15/7/2024) lalu, bertempat di Kantor DPW PKS Jambi.
Usai meresmikan dukungan, PKS kini diterpa banyak isu negatif, salah satunya datang dari tokoh pemuda di Kerinci - Sungai Penuh, Agustia Gafar.
Anggota Ikatan Pemuda Kerinci - Sungai Penuh itu berpandangan, dukungan yang diarahkan PKS pada Ahmadi tidak sesuai dengan misi partai yang dilahirkan usai reformasi itu.
"Kalau melihat rekam jejak Ahmadi, tentu sangat bertolak belakang dengan PKS yang dikenal anti KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme)," ungkap Agus kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Lulusan Magister Hukum Unja ini menduga, dukungan yang diberikan pada Ahmadi cenderung hanya untuk mencari keuntungan pribadi.
Hal ini, tegas Agus, dapat dilihat dengan munculnya banyak penolakan dari akar rumput PKS Sungai Penuh.
"Saya yakin ini hanya sebatas kepentingan Ketua PKS Sungai Penuh, Ferry Satria," ujarnya.
Ke depan, pasangan Ahmadi - Ferry diduga kuat akan maju di bawah payung koalisi PDIP dan PKS. Kedua partai tersebut secara garis besar ideologi punya banyak perbedaan, serta cenderung sulit untuk bisa berkoalisi penuh.
Menurut Agus yang juga Anggota Himpunan Keluarga Kerinci Nasional, hal tersebut akan menjadi hambatan terbesar Ahmadi - Ferry dalam perhelatan Pilkada mendatang.
"Meskipun sah sah saja berkoalisi, tentu ini akan berefek pada internal partai karena sulit menyatukan pola pikir dari 2 partai tersebut," paparnya.
"Di internal PKS sungai penuh sendiri saja terbelah, apalagi bersama PDI, tentu akan semakin besar pro kontra nya, ini bisa merugikan partai," pungkas Agus.(*/zuandanu)
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber
JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P
TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga