JAMBI - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (EW LMND) Jambi melakukan aksi unjuk rasa dan menyampaikan laporan ke Kejaksaan Tinggi Jambi atas dugaan korupsi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi sebesar 2,18 Milyar, Rabu 10 Juli 2024.
Massa aksi sebelum mengirimkan laporan sempat berorasi di depan Kantor Gubernur Jambi, Rabu pagi.
Bona Tua Sinaga, Ketua EW LMND Jambi dalam orasinya mengatakan, Gubernur Jambi saat ini betul-betul mewujudkan Jambi Mantap dimana Jambi mantap saat ini menjadi Jambi paling buruk.
“Karena hampir disetiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Jambi terindikasi korupsi yang jelas-jelas salah satu penyebab kemiskinan, apalagi kasus korupsi yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yang memperjual belikan kasus kesehatan sebagai komoditi untuk kepentingan pribadi," lanjut Bona Tua.
Setelah melakukan unjuk rasi di Kantor Gubernur dan EW LMND Jambi berorasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi. EW LMND Jambi langsung melaporkan kasus korupsi yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dengan harapan laporan tersebut segera ditindaklanjuti.
“Kami minta Kejati memanggil Kadis Kesehatan Provinsi Jambi dan Sekda Provinsi Jambi sebagai penanggungjawab pengembalian kerugian Negara, untuk diperiksa,” ujar Bona Tua Sinaga.(*/nik)
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau