Fachrul Rozi: Warning Modus Safari Politik di Masa Kampanye Pilkada 2020


Selasa, 22 Oktober 2019 - 23:24:18 WIB - Dibaca: 1397 kali

Sosialisasi Bawaslu terhadap Pengawas Partisipatif di Hotel Rivoli Kualatungkal, Selasa (22/10).(Andri Damanik/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Serentak) tahun 2020 tak lama lagi dihelat. Setidaknya 270 daerah di Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi serentak, termasuk Kabupaten Tanjab Barat.

Meski saat ini memasuki persiapan tahapan pilkada, sudah banyak bakal calon Bupati bermunculan, mendaftar di beberapa partai politik yang memiliki perolehan kursi terbesar di DPRD Tanjabbar.

Tak hanya itu, sosialisasi bacabup juga ramai di jejaring sosial. Para pendukung dan simpatisan berlomba-lomba mencari dukungan, meski penetapan calon belum final.

Menyambut Pilkada serentak ini, Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Fachrul Rozi mulai memetakan sisi rawan jelang pencoblosan.

Fachrul Rozi menuturkan, masa kampanye Pilkada 2020 cukup panjang, mulai Juli hingga September 2020 (kurang lebih dua bulan). Pada masa ini, kata Fachrul Rozi, akan ada kerawanan kampanye, dengan modus yang berbeda.

Apalagi memasuki Bulan Ramadhan, modus kampanye dikemas dengan safari politik. "Ini pasti terjadi, karena momennya. Kita tidak melarang mereka (kandidat) bersafari ramadhan. Tapi kita akan awasi kegiatannya, apakah ada unsur pidana pemilu disini, terutama politik uang. Ini akan sangat rawan sekali," ujar Paul sapaan akrabnya.

Untuk itu, Dia mengajak semua pihak, terutama Bawaslu Tanjabbar untuk selalu ekstra dalam hal pencegahan, pengawasan dan penindakan. "Yang utama adalah melakukan pencegahan dari awal. Dari sekarang harus kita petakan kerawanan-kerawanan yang terjadi pada Pilkada serentak. Apalagi, nantinya Bawaslu Tanjabbar juga ikut mengawasi Pilgub, bukan Pilbup saja," kata mantan Pemred di salah satu koran harian ini.

Dia menyebutkan, selain soal kampanye yang dilakukan diluar jadwal ataupun tanpa ada izin dari kepolisian, money politik menjadi hal yang tidak asing lagi di pesta demokrasi.

Semua pihak yang termasuk pengawas partisipatif, bisa membantu Bawaslu mengawasi jalannya pemilu yang jujur dan adil.

"Dari kilas balik pemilu 2019, menjadi pengalaman kita untuk lebih baik lagi dalam mengawasi Pemilu 2020," timpalnya disela tanya jawab dengan peserta sosialisasi Kilas Balik Pemilu 2019 di Hotel Rivoli Kualatungkal, Selasa (22/10).

Selanjutnya, Paul menambahkan, keterlibatan ASN dan pemasangan alat peraga kampanye (APK) menjadi sorotan Bawaslu, apalagi pada ajang Pilkada.(*)

Editor : It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Safari Ramadan MUI Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyambut hangat kunjungan silaturahmi Tim Safari Ramadan Majelis Ulama Indonesia (MUI) P

Advertorial

Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026, Bupati Tanjabbar: Ini Merupakan Identitas Budaya dan Syiar

TANJABBAR – Festival Arakan Sahur 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) resmi mencapai puncaknya pada minggu ketiga Ramadan, Sabtu (7/3/26). R

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Pimpin Aksi Zakat, Kumpulkan Rp152 Juta untuk Kesejahteraan Umat

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., memimpin aksi penyerahan zak

Advertorial

Dirintelkam Hadiri Buka Puasa Bersama dengan GP Ansor dan Fatayat NU Jambi, Sampaikan Pesan Kapolda

JAMBI - Kapolda Jambi yang diwakili Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E menghadiri kegiatan buka bersama dan Khotmil Quran Pengurus Wilayah Ger

Berita Daerah

Polda Jambi Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Ujaran Kebencian Kian Meningkat

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/2

Berita Daerah


Advertisement