KERINCI - Jalur evakuasi bagi masyarakat Kerinci merupakan prioritas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, Fachrori Umar-Syafril Nursal. Penegasan ini disampaikan Syafril Nursal dalam lawatan politik di kampung halamannya, Sabtu (31/10).
Menurut mantan Kapolda Sulawesi Tengah itu, jalur evakuasi ini sangat penting bagi masyarakat Kerinci mengingat Kerinci merupakan daerah rentan bencana seperti gempa, banjir. Kerinci juga tercatat memiliki gunung api aktif.
Syafril menegaskan jika terpilih, ia bersama Fachrori akan memprioritaskan untuk memperjuangkan rencana pembangunan jalan evakuasi bencana alam tersebut agar segera terealisasi.
"Nanti kalau saya terpilih menjadi wakil gubernur bersama dengan pak Fachrori akan memperjuangkan kembali untuk jalan evakuasi itu segera direalisasikan. Ini menjadi prioritas, karena sudah lama diminta oleh masyarakat Kerinci," kata Syafril usai serapan pagi bersama masyarakat Kecamatan Danau Kerinci Barat.
Terkait masalah itu, Syafril Nursal berharap kepada seluruh pihak terkait untuk memprioritaskan dan dapat mempertimbangkan pemberian izin soal pembukaan jalur evakuasi dari Kerinci - Merangin, Kerinci - Bungo dan Kerinci-Muko-muko.
"Kalau terjadi keadaan darurat, masyarakat Kerinci bisa segera diselamatkan. ini penting sekali bagi masyarakat," tukasnya.(*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata