HALOSUMATERA.COM - Polres Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar deklarasi janji kerja dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Polres Tanjung Jabung Barat, Selasa (3/3).
Acara ini dihadiri oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro, Waka Polres Tanjabbar, Kompol Alhajat. Turut hadir Wakil Bupati Tanjabbar, Hairan, Plt Ketua DPRD Kabupaten Tanjabbar, Ahmad Jafar.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Tanjabbar menyebutkan bahwa pencanangan WBBM tidak bisa dilakukan sendiri oleh Polres Tanjabbar. Namun, pencanangan WBBM ini diharapkan dapat diikuti oleh seluruh pihak, dengan harapan sinergitas yang ada dapat mewujudkan WBBM.

"Sebelumnya kita sudah mencanangkan wilayah bebas korupsi dan kini kami kembali meminta dukungan tahun 2021 kita akan mencanangkan membangun WBBM dan ini kita harapkan mendapat dukungan dari semua pihak," ungkapnya.
Disisi lain, dalam kesempatan ini, Wabup Tanjabbar, Hairan menyebutkan atas Pemerintah Kabupaten Tanjabbar sepenuhnya mendukung terhadap pencanangan WBBM. Hal ini dikatakanoleh Hairan sejalan dengan keinginan dari pemerintah Kabupaten Tanjabbar untuk mengedepankan pelayanan ke masyarakat.
"Pencanangan WBBM ini sejalan dengan keinginan dan harapan kita kedepan, di mana kita menginginkan pejabat publik kita memberikan pelayanan yang bersih dan melayani masyarakat kita dengan baik,"pungkasnya.(*/Syam/nik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata