KUALATUNGKAL – Besok, Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tanjabbar kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tanjabbar dan Kejari Kualatungkal.
Para mahasiswa mempertanyakan soal defisit APBD 2015 yang dinilai tidak transparan. Disamping itu, mereka akan menyuarakan dugaan perampokan APBD melalui proyek-proyek besar seperti WFC.
“Besok kita akan demo di Kantor Bupati dan Kejari Kualatungkal, jumlah massa 100 orang,” kata Hamka, Kordinator Lapangan unras, Rabu malam.
Dalam tuntutan besok, HMI juga meminta BPK RI Perwakilan Jambi untuk turun dan melakukan investigasi terkait dugaan perampokan APBD melalui sejumlah mega proyek.
Kata Hamka, disinyalir ada aliran fee dari rekanan ke pejabat terkait. “Kita juga minta KPK dan Kejagung turun ke Tanjabbar, mengusut dugaan perampokan APBD,” kata Hamka lagi.(*)
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs