GUNUNGSITOLI - Hutan mangrove yang berada di Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, dirusak dengan cara dicabut menggunakan alat berat beko.
Kepala Desa Teluk Belukar Fatizanolo Mendrofa sebagaimana dikutip dari Antarasumut, Sabtu, membenarkan jika di daerahnya ada perusakan hutan mangrove menggunakan alat berat beko.
"Hutan mangrove yang dirusak lokasinya berada tepat disamping jembatan atau di belakang rumah makan milik warga," ungkapnya.
Menurut dia perusakan hutan mangrove tersebut sudah dilakukan sebulan yang lalu menggunakan alat berat beko.
"Saya sudah mengingatkan untuk menghentikan aktivitasnya tersebut karena melanggar aturan, tetapi pelaku tidak menggubris dan terus melanjutkan aktivitas merusak tanaman mangrove," katanya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli Titin Gulo mengaku baru mendapat informasi terkait perusakan hutan mangrove di Desa Teluk Belukar.
"Informasi ini baru kita dapatkan dan sudah dilakukan langkah langkah pertama, dan karena kantor sudah tutup kita koordinasi dan minta camat sebagai kepala wilayah untuk mengimbau kepada pelaku untuk menghentikan segala kegiatan itu," terangnya.(*)
Sumber: Antarasumut
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai