KUALATUNGKAL – Panwaslu Kabupaten Tanjab Barat telah memetakan sejumlah titik rawan saat hari pencoblosan. Mulai dari segi pendistribusian logistik sampai pada soal eksodus.
Ketua Panwaslu Tanjabbar, Hadi Siswa menyebut, kategori paling rawan itu ada di perbatasan Kecamatan Renah Mendaluh dan Kabupaten Tebo. Di daerah ini setidaknya ada 15 TPS.
Menurut Hadi, kondisi jalan ke desa ini cukup parah, bisa saja logistik dilansir ke lokasi, karena roda empat tidak bisa masuk. Disamping itu, khawatir ada pemilih yang tidak terdaftar di Kabupaten Tanjabbar ikut memilih di TPS yang ada di daerah ini.
“Kalau saya lihat di perbatasan Renah Mendaluh, medannya cukup sulit dilalui dengan roda empat. Jarak dari Kantor Camat ke desa juga cukup jauh, kalau ada kejadian, bisa telat sampai lokasi,” ujar Hadi.
Selain itu,Panwaslu juga memetakan kerawanan di perbatasan Selensen dan Provinsi Riau, persisnya di Kecamatan Batang Asam. Daerah ini rawan adanya pemilih dari warga pendatang (Tidak terdaftar). Untuk itu, pendataan pemilih di daerah ini harus diintensifkan, kepala desa juga jangan mudah mengeluarkan Surat Keterangan Domisili.
Ditambahkan Hadi, daerah Kualabetara juga tergolong rawan, terutama penyaluran logistik karena harus menempuh jalur sungai.
Terakhir, TPS di Lembaga Pemasyarakat. Panwaslu menghimbau, agar petugas di LP bisa membedakan mana warga binaan yang terdaftar di Tanjabbar dengan warga binaan dari luar Tanjabbar.
“TPS di LP juga tergolong rawan,” kata Hadi Siswa dihubungi infotanjab.com, Jumat sore.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang