Ini Jawaban Riano Soal Komen yang Diviralkan di Medsos


Rabu, 17 Mei 2017 - 01:09:34 WIB - Dibaca: 2551 kali

Riano Jayawardhana Nst didampingi Ketua DPRD Tanjabbar Faisal Riza Menggelar Jumpa Pers terkait Pernyataan yang Viral di Medsos.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Berawal perdebatan di jejaring sosial (facebook), komentar anggota DPRD Kabupaten Tanjabbar Riano Jayawardhana melalui akun Fb Riano Eri viral di media sosial. Tak hanya itu, hal ini menjadi pembahasan MUI dan sejumlah ormas islam kemarin.

Persisnya Minggu (14/7) lalu, komentar Riano di akun jejaring sosial di screenshot dan sengaja disebarkan oleh pengguna fb, Hendro Setyo di salah satu grup jejaring sosial Tanjab Barat. Sejak itulah, pernyataan Riano yang dimuat di akun FB Riano Eri itu ramai diperbincangkan.  

Sementara perbincangan awal di salah satu akun pengguna fb yang melibatkan Riano dan tokoh lainnya, telah terhapus. Hanya ada screenshot dari penggalangan pernyataan Riano yang diviral-kan dan menjadi sorotan anggota yang tergabung dalam Grup Pencerahan Tanjab Barat itu.

Dalam temu persnya, Selasa siang, Riano Jayawardhana Nasution, yang juga Ketua Remaja Masjid se Tanjabbar ini membantah jika dia menulis pernyataan yang menyinggung umat Islam itu.

“Secara Pribadi saya menyesalkan apa yang terjadi di jejaring sosial, apa yang berkembang saat ini saya minta maaf. Karena saya menyayangi sesama Islam dan saya mohon maaf,” kata Riano.

Riano menghormati apapun keputusan dari Majelis Ulama Indonesia terkait permasalahan ini. Dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada pihak yang berwajib.

“Saya minta maaf atas komentar yang ada di akun Riano Eri. Soal benar salahnya saya serahkan kepada pihak yang berwenang. Saya tegaskan bahwa saya tidak menulis kalimat tersebut seperti yang ada di postingan,” ungkap Ketua DPC NasDem ini.

Riano mengakui, dua kali akun Fb miliknya sempat dibajak oknum yang tak bertanggungjawab.

Ketua DPRD Tanjabbar Faisal Riza yang ikut mendampingi Riano mengatakan, pernyataan yang disampaikan anggota Komisi III Itu bukanlah pernyataan secara institusi, melainkan penyampaian pribadi.

Terus terang, Icol juga menyesalkan kejadian yang menghebohkan masyarakat Tanjabbar ini. “Saya berharap permasalahan ini bisa ditangani pihak berwenang, kita menyerahkan sepenuhnya persoalan ini. Seperti kata Pak Riano, bahwa statement itu bukan dia yang buat,” timpal Icol sapaan akrab Ketua DPRD ini.

Terpisah, Indra Safari, Ketua Forum Persatuan Umat yang merupakan gabungan dari beberapa ormas Islam di Tanjabbar, mengatakan akan menindaklanjuti permasalahan ini dengan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Hasil dari pertemuan dengan MUI, kita memaafkan apa yang terjadi di jejaring sosial, namun proses hukum tetap kita jalankan. Yang terpenting, jangan sampai ada gejolak di masyarakat dan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu,” ujar mantan anggota DPRD ini.(*)

Editor : Tim Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement