TANJABBAR (HS) – Meski tidak terpilih sebagai Ketua DPRD Tanjabbar, Hamdani, Sekjen DPC PDIP Tanjabbar tetap optimis membesarkan partai. Dirinya siap membawa partai berlambang banteng ini dalam menyongsong pemilu serentak tahun 2024.
Meski tidak mendapat rekomendasi untuk terpilih sebagai Ketua DPRD Tanjabbar menggantikan Mulyani Siregar, Hamdani mengaku tidak berputus asa.
"Saya siap mendukung dan menjalankan perintah partai, siapapun yang diputuskan untuk menjadi Ketua DPRD sisa jabatan 2019-2024 adalah untuk kebesaran partai PDIP di Tanjabbar dalam menyonsong pemilu serentak 2024," katanya.
Hamdani mengaku berjiwa besar dan menerima keputusan partai. Karena keputusan partai merupakan keputusan terbaik untuk dirinya dan partai serta seluruh masyarakat Kabupaten Tanjabbar.
"Itu merupakan suatu keputusan partai, dan kita harus suport keputusan tersebut, maka dari itu saya siap berkolaborasi untuk PDI perjuangan serta masyarakat dan akan terus mengawasi setiap kebijakan yang tidak pro rakyat," tandasnya.
Untuk diketahui DPP PDI Perjuangan menerima dua nama yang diusulkan menjadi Ketua DPRD Tanjab Barat, yakni Hamdani dan Abdullah. Hanya saja, DPP PDI Perjuangan menunjuk H Abdullah yang menjabat Bendahara Umum DPC PDI Perjuangan Tanjab Barat sebagai Ketua DPRD Tanjung Jabung barat menggantikan Mulyani Siregar yang mundur untuk maju sebagai bupati Tanjab Barat beberapa waktu lalu.(*/dika)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata