KONTROVERSI REHAB SDN 34 SEI SAREN KABUPATEN TANJABBAR

Ini Penjelasan Mantan Kabid Dikdas Soal Rehab Berat SDN 34 Sei Saren


Rabu, 27 Mei 2015 - 09:38:21 WIB - Dibaca: 2620 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Mantan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjab Barat, Yusuf membeberkan soal rehab berat SDN 34 Sei Saren. Kata dia, dalam juknis memang diperbolehkan menggunakan kayu yang lama jika masih layak pakai.

“Kecuali plafon dan atap, harus diganti baru. Karena bunyinya rehab berat, bukan rehab total,” ujar Yusuf dikonfirmasi infotanjab.com, Rabu pagi.

Dia menyebut, anggaran rehab berat SDN 34 Sei Saren berkisar Rp 900 juta lebih. Anggaran bersumber dari bantuan sosial Pemerintah Pusat. “Sifatnya dihitung masa hari kerja, bukan harus selesai di akhir anggaran,” jelas dia.

Proyek tersebut pertama kali dimulai pada Oktober 2014 dan selesai pada Maret 2015. Karena tidak selesai, pihak sekolah mengajukan perpanjangan masa kerja sampai pada Juni 2015. Perpanjangan kontrak langsung ke pemerintah pusat.

“Memang pada waktu itu kita ikut dalam MoU. Tapi yang neruskan kabid yang baru, bukan saya lagi,” ucap Yusuf.

Dinas Pendidikan hanya mengusulkan pembangunan itu ke pemerintah pusat, karena sebelum direhab, sekolah itu sangat tidak layak. Sementara, anggaran bansos langsung masuk ke rekening sekolah.

“Perencanaannya juga dari sekolah. Setelah selesai, baru ada serah terima dengan Dinas Pendidikan Tanjabbar,” kata staf di Perpustakaan Daerah ini.

Secara teknis, Yusuf menyarankan untuk mengkonfirmasi kepsek SDN 34 Sei Saren, Arfan. Pasalnya, hanya Kepsek yang mengetahui penggunaan  dana tersebut.

“Waktu perpanjangan masa kerja, saya sudah tidak sebagai kabid di Disdik Tanjabbar. Secara otomatis, dilanjutkan kabid yang baru,” jelas dia.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Tanjabbar, H Bakhtiar tak mau berkomentar saat ditanya rehab berat SDN 34 Sei Saren. Dia menyarankan agar infotanjab mengkonfirmasi kabid yang lama.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement