KUALATUNGKAL – Debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar digelar selama 90 menit, dan disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun TV.
Masing-masing pasangan calon diberi kesempatan yang sama per sesi, mulai dari penyampaian visi dan misi, menjawab pertanyaan moderator, memberikan pertanyaak kepada pasangan calon lainnya, dan menjawab pertanyaan dari kandidat lain, serta closing Statemen.
Komisioner KPUD Tanjabbar, Ahmad Hadziq mengatakan, selaku moderator debat kandidat adalah Drs Bambang Purwoko MA, Dosen Fisipol dari Universitas Gajah Mada (UGM).
Sedangkan Panelis ada tiga orang, yakni Guru Besar IAIN Prof Dr Muchtar Latif M Pd, Guru Besar UNJA Prof Dr Syamsul Rizal Tan SE MA dan Dr Bahder Johan Nasution SH M Hum.
Adapun materi yang akan menjadi bahan debat kandidat, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, hal-hal yang dilakukan untuk memajukan daerah seandainya terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar.
Kemudian, membahas persoalan di daerah yang saat ini sedang berkembang, menyelaraskan pembangunan daerah dan pembangunan nasional, memperkokoh NKRI.
“Nanti para calon Bupati maupun wakil bupati diberikan kesempatan yang sama dan bisa mempergunakan waktu yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Baik itu saat memaparkan visi misi, ataupun menjawab pertanyaan dari panelis,” kata Hadziq.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang