KUALATUNGKAL - Tak sedikit pelanggan PDAM Tirta Pengabuan mengeluhkan kualitas air ledeng. Mulai berasa asin, lengket di badan, asin dan pedih di mata.
Bahkan, ada pelanggan yang mengaku air ledeng membuat kulit iritasi. Keluhan ini disampaikan salah seorang warga di Kelurahan Tungkal IV.
Kepada infotanjab.com, Jumat, pria yang ingin namanya tak disebut ini mengatakan, anaknya mengalami alergi diduga kualitas air PDAM memburuk. "Mata pedih, rasanya asin dan lengket di badan. Banyak juga pelanggan yang alergi karena mandi air ledeng," ujar sumber ini.
Menanggapi hal ini, Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian tak menampik jika air ledeng saat ini berasa kelat. Namun mantan anggota DPRD ini beranggapan, air ledeng kelat lantaran keasaman air tanah akibat akar tanaman di sekitar sumber baku Parit Panting. Sebab, banyak tanaman sawit di sekitar lokasi air baku.
"Kalau asinnya sudah berkurang, dan ini bukan akibat resapan air laut," jelas Ustayadi. Katanya, kondisi ini sifatnya sementara, paling lama 10 hari. Pasalnya, setiap tahun pasti terjadi.
Kendati demikian, perusahaan daerah ini terus berupaya mengatasi buruknya kualitas air ledeng saat ini, mulai dengan menambah zat kimia agar rasa kelat pun hilang. "Tiap hari kita uji pakai kimia tapi kita belum ketemu," jelasnya.
Dia menambahkan, bila sumber baku yang baru difungsikan, semua keluhan akan teratasi. Pasalnya, kualitas air ledeng saat ini masih terpengaruh dengan kondisi alam. "Kalau yang baru nanti operasi, baru beres semua," timpalnya.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang