Jangan Pangkas Anggaran Hibah untuk Nelayah Tanjabbar


Kamis, 16 April 2020 - 13:40:42 WIB - Dibaca: 997 kali

Nelayan yang ada di Kampung Nelayan, Kabupaten Tanjabbar.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Suprayogi Syaiful meminta kepada TAPD Pemkab Tanjabbar untuk tidak memangkas anggaran hibah untuk nelayan. Meski angkanya hanya Rp 1,5 m, bantuan hibah ini sangat dinanti nelayan di Tanjabbar.

Yogi sapaan akrabnya menuturkan, kantong-kantong kemiskinan banyak di strata lingkungan nelayan. Dengan demikian bantuan pemerintah sangat berharga bagi nelayan.

Bantuan hibah yang biasanya disalurkan ke nelayan berupa alat tangkap ikan, jaring dan sebagainya. Bantuan ini tentu diberikan melalui kelompok-kelompok nelayan yang di Tanjabbar.

Disamping itu, Politisi Partai Golkar ini juga meminta alokasi anggaran untuk nelayan di kabupaten ini ditambah.  Seperti halnya di kabupaten tetangga (wilayah Tembilahan,red), jumlah nelayannya tak sebanyak di Tanjabbar, namun anggaran bantuan dari pemerintah daerah mencapai Rp 15 miliar.

“Karena kantong-kantong kemiskinan banyak di masyrakat pesisir nelayan, oleh sebab itu pemerintah wajib perbesar cost anggaran untuk masyarakat nelayan, untuk mengentaskan angka kemiskinan,” ujarnya.

Pria yang juga ketua HNSI Tanjabbar ini meminta ke Dinas Kelautan dan Perikanan Tanjabbar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir nelayan, salah satunya meminalisir angka kemiskinan. “Ya bagaimana caranya, kesejahteraan nelayan harus diangkat,” timpal dia.

Diwartakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanjabbar terpaksa menggeser anggaran untuk dua kepentingan, diantaranya penanganan Covid-19 dan mengatasi defisit anggaran.

Sebagaimana dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjab Barat, Agus Sanusi kepada awak media, bahwa Pemkab Tanjabbar memprediksi mengalami defisit anggaran sebesar Rp137,8 Miliar.

Agus Sanusi menerangkan bahwa pihaknya sudah membuat simulasi mengenai defisit anggaran tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaporkan kepada Bupati. Prediksi defisit ini dilihat dari beberapa kali perubahan di APBD 2020.

Pihaknya telah mengadakan rapat dengan OPD terkait dengan prediksi defisit anggaran yang nilainya cukup besar tersebut. Sekda mengatakan seluruh OPD di lingkup pemerintahan Tanjab Barat diminta untuk merasionalisasikan anggaran.

“Silahkan rasionalisasi secara internal dan dilaporkan kepada pak Bupati melalui Tim TAPD. Kita sisir mana yang bisa kita tunda dulu. Jadi di samping defisit, PR kita itu ada dua, satu mengatasi defisit dari dana pusat, satu lagi dari penangganan covid,” ungkapnya.

Nilai defisit anggaran ini sangat kecil jika dikaitkan dengan anggaran untuk penangganan Covid 19. Anggaran Covid 19 menurutnya bisa lebih besar nilainya dari pada defisit anggaran.(*/Andri Damanik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement