SAROLANGUN (halosumatera.com) - Beberapa bulan terakhir, gas tiga kilogram di Kabupaten Sarolangun langka. Kalaupun ada, dijual di pengecer dengan harga tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sarolangun Kasriyadi mengatakan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan agen gas di Provinsi Jambi, hanya saja memang kuota gas yang dikirim ada pengurangan.
"Jadi kami sudah komunikasi sama Biro Eko dan SDA Provinsi Jambi, infonya pengiriman tetap, namun memang ada pengurangan," katanya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga sudah turun ke lapangan dan mengecek langsung ke beberapa agen yang ada di Sarolangun. Dari informasi yang di dapat, agen menyebutkan jika memang semenjak 3 bulan lalu ada pengurangan pengiriman untuk Kabupaten Sarolangun.
"Memang ada pengurangan pengiriman sebanyak 18 mobil per bulannya,"terangnya.
Selain memang ada pengurangan jatah untuk Sarolangun, Pemerintah saat ini juga sudah mulai mengarahkan ke tabung gas 5,5 Kg untuk masyarakat. (HN/HS)
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar
JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada