Kadar Udara di Kualatungkal Tidak Sehat, Disdik Belum Meliburkan Sekolah


Senin, 09 September 2019 - 14:17:05 WIB - Dibaca: 971 kali

Kondisi Kabut Asap di Kualatungkal, Senin (9/9).(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Kualatungkal tergolong tidak sehat. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Tanjabbar, Senin pekan lalu.

Rencananya, pengujian kadar udara di dalam kota akan dilakukan pada Selasa (10/9). Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar melalui Kabid Kesehatan Lingkungan Erida, ditemui awak media, Senin (9/9) di ruang kerjanya.

Terkait kondisi udara yang tidak sehat ini, pihaknya sudah menganjurkan kepada masyarakat, terutama balita dan lansia untuk mengurangi aktivitas di luar gedung.

Jika harus keluar rumah, sebaiknya menggunakan masker. “Kapasitas kita untuk menyuruh meliburkan anak sekolah tidak ada, kita hanya anjuran,” kata Erida.

Untuk pengambilan sampel ISPU, lanjut Erida masih dilakukan di seputar perkantoran, persisnya di depan Kantor Dinas Kesehatan.

“Belum ada rencana melakukan pengukuran ISPU di dekat sumbe api, tapi kalau memang diperlukan akan kita lakukan,” katanya.

Sementara itu, hingga hari ini kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Tanjabbar masih berlangsung. Belum ada intruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjabbar untuk meliburkan siswa.

Dihubungi infotanjab.com, Kadis Dikbud Tanjabbar belum memberikan jawaban terkait intruksi meliburkan sekolah-sekolah.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya puluhan hektar lahan gambut yang terbakar di Kecamatan Betara sejak pekan lalu. Lahan yang terbakar ini sebagian ditumbuhi semak beluker, kebun sawit dan kebun pinang.

Dari penelusuran di lapangan, ternyata setidaknya ada empat lokasi lahan perkebunan dan semak belukar yang terbakar.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Tim Pemadam PetroChina dan WKS, BPBD, Manggala Agni dan Dinas Perkebunan sebelumnya diterjunkan untuk melawan api yang merayap di lahan gambut.

Lokasi kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Betara berada di Pematang Buluh, Betara 3, Betara 6, Pinang merah, Kampung Tengah Desa Mentialo.

Di Betara X misalnya, petugas gabungan terpaksa memadamkan dengan air di kanal-kanal yang ada di sekitar lahan.(*/nik/son)

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement