Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti


Rabu, 21 Januari 2026 - 13:42:52 WIB - Dibaca: 208 kali

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan Gelar Adat (jabatan) ini dipimpin Ketua LAM Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan Gelar Adat (jabatan) ini dipimpin Ketua LAM Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M.

Tak hanya Kapolda Jambi, gelar adat juga diberikan kepada jajaran Forkompinda dan Sekda Provinsi Jambi (gelar kehormatan).

Diketahui, Kapolda Jambi diberi gelar Adipati Utamo Siginjai Sakti, Danrem 042/Gapu dengan gelar Adipati Utamo Sijimat Batuah; Kajati Jambi mendapat gelar Adipati Utamo Setimang Jayo; Ketua DPRD Provinsi Jambi dengan gelar Adipati Utamo Setio Puro; Kabinda Jambi diberi gelar Adipati Utamo Selisik Negeri; Ketua Pengadilan Tinggi Jambi dengan gelar Adipati Utamo Ratin Undang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi dengan gelar Adipati Utamo Setio Hakam, Sekda Provinsi Jambi dengan gelar Adipati Utamo Tanggo Rajo (Gelar Kehormatan).

Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Provinsi Jambi DR.H.Al Haris, S.Sos., M.H., Wakil Gubernur Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I; dan para penerima gelar adat jabatan dan kehormatan LAM Provinsi Jambi.

Penganugerahan gelar adat diawali prosesi penjemputan penganugrahan Gelar Adat (Jabatan) Melayu Jambi kepada Forkopimda dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Kemudian, dilanjutkan penyambutan Rombongan di pintu gerbang Balairungsari LAM Jambi dengan kompangan dan pencak silat. Dan dilanjutkan dengan prosesi pemberian gelar Adat kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi.

Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, M.M dalam sambutannya mengatakan, penganugerahan gelar adat bukanlah sekadar seremoni, apalagi penghormatan simbolik semata. Dalam khazanah Adat Melayu Jambi, gelar adalah amanah, tanggung jawab, dan ikatan moral antara pemangku jabatan dengan nilai-nilai luhur adat dan budaya Melayu.

Gelar adat mengandung makna bahwa yang menerimanya diharapkan menjadi teladan, pelindung, pengayom, serta penjaga marwah negeri dan masyarakat Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Penganugerahan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu Jambi, serta berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LAM Jambi.

" Melalui ikatan adat ini akan terbangun sinergi yang semakin kokoh dalam membina, melindungi, dan mengembangkan nilai-nilai adat Melayu Jambi, sekaligus memperkuat peran adat sebagai mitra pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, ketertiban, dan persatuan masyarakat," kata Hasan Basri yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI ini.

Dikatakan, penganugerahan ini mengandung makna strategis sebagai penguatan hubungan kelembagaan antara LAM Jambi dengan unsur-unsur pimpinan daerah. Hal ini juga diperkuat dengan telah terbangunnya kerja sama dengan Polda, Kejati dan Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jambi dalam penyelesaian perkara-perkara hukum tertentu dengan metode Restorative Justice (RJ), dengan memanfaatkan nilai-nilai adat dan kearifan lokal, bahkan hingga pada lingkup Pengadilan Agama;

Gubernur Jambi DR. Al Haris mengatakan, gelar adat ini merupakan bentuk penghargaan Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi kepada para unsur Forkopimda, sebagai tanda pengakuan sebagai anggota masyarakat adat yang disesuaikan dengan karakter/kebiasaan keahliannya, dengan harapan dan doa sesuai dengan gelar adat yang diberikan.

" Kita semua berharap kepada para Unsur Forkopimda yang dianugerahkan gelar adat ini dapat lebih memperkuat hubungan emosional dan silaturahmi antara seluruh unsur masyarakat, para pemangku adat Jambi, dan Pemerintah Provinsi Jambi," kata Al Haris.

Gubernur berharap seluruh unsur Forkopimda Provinsi Jambi selalu berkontribusi dalam memberikan sumbangan pemikiran, saran pendapat serta dedikasinya untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat dan kearifan- kearifan lokal di Provinsi Jambi.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjung Jabung Barat Marina Septian

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Santuni 100 Anak Yatim di Momen Milad ke-60

TANJAB BARAT - Dalam rangka memperingati Hari Milad ke-60, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Wabup Katamso Pimpin Rapat Pembahasan IPLM, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Strategi Penguatan Literasi

TANJAB BARAT – Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap penguatan literasi masyarakat, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., memi

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama Peringati Nisfu Syaban

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama dalam rang

Advertorial

Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Anwar Sadat dan Wabup Katamso Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

BOGOR – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dan Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., hadir dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Advertorial


Advertisement