SENYERANG – Warga di Kelurahan Senyerang kecewa, listrik byar pet. Warga berharap, pelayanan listrik di Tanjabbar membaik. Hal ini diutarakan Zainal Effendi, warga di Kelurahan Senyerang saat dikonfirmasi infotanjab.com, siang tadi.
“Lampu sekarang kayak lampu disko saja, hidup mati,” ujar Indik sapaan akrabnya.
Indik berharap, pelayanan listrik bisa memuaskan pelanggan. Sementara saat ada tunggakan, tidak ada kompensasi bagi pelanggan. "Seharusnya pelayanan listrik diutamakan, tapi kalau ada tunggakan pelanggan, cepat ditertibkan,” tandasnya.
Indik juga mempertanyakan listrik sering padam saat Maghrib. “Kok listrik sering padam saat maghrib, kami bingung juga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala PLN Rayon Kualatungkal, M Arham Ginting dikonfirmasi infotanjab.com belum lama ini mengaku bahwa akhir-akhir ini terjadi pemadaman listrik. Menurut dia, padamnya listrik dipengaruhi gangguan jaringan, dan hanya sebagian kecil akibat gangguan mesin.
Jaringan listrik dari pembangkit di Terjun Jaya ke Kualatungkal dan sekitarnya sangat rentan dengan cuaca. Bila angin kencang, tanaman tumbuh di sepanjang jalan dapat mengganggu jaringan.
“Tanaman tumbuh harus dibersihkan dari jaringan listrik, agar meminimalisir terjadinya gangguan jaringan,” ujar Arham.(*)
Penulis: Haidir
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini