KUALATUNGKAL – Komisi III DPRD Tanjabbar mempersoalkan galian pipa air bersih dari PDAM Tirta Pengabuan hingga ke dalam kota. Disamping soal kedalaman pipa, timbunan tanah juga mengganggu warga yang tinggal di Parit II hingga ke Jalan Siswa Ujung.
Sebagaimana dituturkan Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, Suhatmeri dikonfirmasi infotanjab.com, Kamis sore menegaskan, akan segera memanggil dinas terkait dan rekanan proyek air bersih. Dewan akan mempertanyakan sekaligus mencari solusi dari keluhan warga saat ini.
“Kita lihat, kedalaman galian itu bervariasi, ada yang satu meter sampai 20 cm. Mana yang benar, kita akan pertanyakan itu,” tutur Politisi dari PAN ini.
Disamping itu, Suhatmeri juga tak menampik, adanya keluhan warga terhadap gundukan tanah di depan rumah warga. Seyogianya, rekanan meratakan kembali tanah sisa galian, agar tidak mengganggu warga.
“Harusnya begitu, jangan dibiarkan. Disamping itu, setahu saya, ada biaya ganti rugi karena penanaman pipa berada di tanah warga. Apalagi, ada pagar dan cor-an semen di depan rumah warga terkena galian pipa,” tutur dia.
Salah seorang pekerja penggalian pipa ditemui infotanjab.com, Kamis sore mengaku telah mendapat intruksi dari pimpinannya untuk meratakan timbunan tanah.
“Perintahnya dari PDAM, kita disuruh meratakan. Trus, akan dicor lagi,” ujar pekerja ini. (*)
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini