BRAM ITAM – Sabtu pagi, warga kembali melakukan pencarian dibantu personil Polsek Tungkal Ilir. Akhirnya, tak jauh dari lokasi hilangnya korban, buaya sepanjang 4,5 meter itu ditemukan. Wargapun menangkap binatang buas itu lalu mengikat mulut dan ekornya. Warga penasaran dan sempat ingin membelah perut buaya tersebut.
“Awalnya, buaya itu mau dibelah, tapi kita sarankan agar mencari korban di tepi sungai. Tak lama setelah itu, sekitar pukul 10.00 korban kita temukan di semak-semak, dengan kondisi tidak utuh. Kedua tangannya tidak ada, isi perut keluar dan kaki sudah patah serta tercabik-cabik,” jelas Camat Bram Itam, Dirwandi sore ini.
Setelah Abdul Karim dikuburkan, warga dan pihak keluarga meminta agar perut buaya itu dibelah, untuk mencari potongan tangan korban.(*)
Editor: Andri Damanik
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi