KUALATUNGKAL - Setiap tahun, Anggota DPRD Tanjabbar mendatangi masyarakat melalui kegiatan reses di daerah pemilihan masing-masing. Mulai menampung aspirasi, baik itu usulan maupun persoalan pembangunan yang belum direalisasikan pemerintah.
Minggu lalu, selama enam hari, para wakil rakyat menggelar reses masa persidangan 1 tahun 2017 di daerah pemilihan masing-masing. Seperti di dapil I, reses dipimpin langsung Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza.
Menurut Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza ST, tujuan reses tidak lain adalah menyerap aspirasi di dapil masing-masing-masing.
Aspirasi dapat berupa usulan kegiatan, laporan atau permasalahan lainnya terkait dengan pembangunan skala prioritas di Kabupaten Tanjabar.
Lebih lanjut Icol, sapaan akrabnya, mengatakan, hasil reses akan dilaporkan dalam rapat paripurna untuk diteruskan ke pemerintah kabupaten dalam bentuk pokok-pokok pikiran dewan sebagai bagian dalam perencanaan pembangunan di Tanjabbar.
Dari hasil reses di dapul I, rata-rata permintaan masyarakat mengenai pembangunan infrastruktur, seperti jalan lingkungan, pembangunan parit atau drainase, pembuatan tanggul, dan jembatan.
"Ada juga masalah lainnya yang memang bersentuhan dengan masyarakat," ujar Politisi Gerindra ini.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber