KUALATUNGKAL – Terminal pembengis kini tertinggal. Tak satupun pengusaha jasa angkutan yang membuka loket di terminal tersebut. Belasan loket di terminal terlihat kosong melompong, Selasa siang.
Pantauan di lapangan, hanya ada satu ruangan yang ditempati petugas untuk kantor UPTD terminal.
Peltu UPTD Terminal Pembengis, Arifin mengatakan, telah berupaya menarik kembali pemilik PO untuk menempati ruangan yang ada terminal ini.
Untuk menarik kembali pengelola jasa angkutan, pihaknya harus melakukan langkah bertahap. Paling tidak melakukan sosialisasi kepada pengelola jasa angkutan.
"Katakanla pemilik usaha mau kembali lagi ke dalam terminal, lalu bagaimana dengan penumpangnya. Karena untuk menuju terminal butuh angkutan lain dan juga biaya tambahan. Masalah ini yang harus kita pecahkan dulu,"terangnya.
Sementara itu, Jamal Darmawan Sie salah seorang anggota DPRD Tanjab Barat ditemui saat melakukan sidak ke terminal belum lama ini mengatakan, pihaknya perlu membahas permasalahan ini dengan pihak terkait. Termasuk dengan pengusaha angkutan, baik yang ada di dalam kota, maupun luar kota.
Disebutkan Jamal, bahwa dengan tidak difungsikannnya terminal ini, itu sama saja dengan keuangan daerah yang dikucurkan untuk pembangunan fasilitas ini tidak bermanfaat. Itu namanya mubazir.
"Tidak menutup kemungkinan terminal akan kita fungsikan lagi,"sebutnya.(*)
Penulis : Edison
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai