Awalnya kedatangan pihak PT TML tersebut disambut hangat oleh ratusan warga yang memadati gedung dewan sejak pagi hari. Pasalnya warga sangat berharap pada mediasi yang ditengahi anggota DPRD tersebut bisa ditemukan kata sepakat.
Namun suasana yang mulai cair tersebut sontak agak memanas saat perwakilan PT TML tetap kukuh pada pendirian dan mengabaikan tuntutan masyarakat.
"Kami akan tetap mempertahankan dan mengelola lahan tersebut dengan baik. Karena perusahaan kami memiliki hak pemegang usaha. Untuk masalah ini kami akan mengikuti undang undang yang berlaku," kata Mashari Cakra Nugraha, salah seorang manager di PT TML.
Terkait adanya tuntutan masyarakat agar lahan tersebut dikembalikan ke adat, Mashari mengaku pihaknya sangat menghormati permintaan ini. Namun dengan cacatan sepanjang tuntutan masyarakat tersebut sesuai dengan undang undang yang berlaku.
"Apapun tuntutan masyarakat jika sesuai dengan koridor dan undang undang yang berlaku, tetap kami hormati," ujarnya lagi.(*)
Editor: Andri Damanik
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi