TANJABBAR – KPU Tanjabbar ternyata mendapat pasokan dana bersumber dari APBN sebesar Rp 4 miliar, diluar anggaran hibah dari APBD Kabupaten Tanjabbar Rp 20 miliar.
Anggaran tambahan ini diperuntukkan untuk pembelian APD saat dilaksanakannya pemungutan suara dan rangkaian kegiatan lainnya.
Ketua KPU Tanjabbar Hairuddin S Sos tak menampik hal ini. Kata dia anggaran dari APBN ini memang untuk pembelian APD.
“Kalau rinciannya saya gak hafal. Tapi dana ini sudah dibelanjakan,” ujar Hairuddin kepada halosumatera.com.
Kata dia, anggaran ini langsung mengucur ke KPU, bukan dalam bentuk bantuan barang (APD). “Iya uangnya langsung masuk ke kita. Sudah masuk dan dibelanjakan untuk APD,” tandasnya.
Sebelumnya, Hairuddin mengatakan pelaksanaan debat kandidat memang dilaksanakan satu kali lantaran mempertimbangkan anggaran. Begitu juga pelaksanaan debat diputuskan di Kualatungkal lantaran agar kandidat dekat dengan masyarakatnya.
Sementara, kabupaten lain yang melaksanakan pemilihan kepala daerah menggelar debat kandidatnya di Kota Jambi, yakni di Swiss Belhotel. Sepertihalnya Sungai Penuh, sepakat dengan Tanjabtim, Batanghari menggelar debat di hotel berbintang itu. (*/HS)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata